Dunia olahraga tarung bersinggungan dengan geopolitik saat legenda UFC, Conor McGregor, mengomentari konflik yang meningkat antara Iran, AS, dan Israel. Di tengah serangan militer besar-besaran yang dikenal sebagai “Operation Epic Fury,” McGregor menggunakan media sosial untuk menyuarakan pendapatnya.
McGregor Berikan Peringatan untuk Iran
Di Instagram, Conor McGregor kembali mencuri perhatian, kali ini dengan menyerang kepemimpinan Iran. Dia mengunggah foto dengan pernyataan tajam:
“Siapa pun yang menyerang UEA, dan bukan karena alasan yang jelas, adalah musuh saya!”
Situasi di Timur Tengah semakin menegangkan dengan adanya ancaman terhadap Dubai dan Semenanjung Arab. McGregor jelas menunjukkan kesetiaannya kepada UEA. Meskipun tidak berpartisipasi dalam kartu besar UFC, suara McGregor terdengar jelas sebagai pendukung Barat di tengah ketegangan ini.
Finalissima 2026 dalam Ketidakpastian
Konflik antara AS dan Iran tidak hanya menarik perhatian selebritas di media sosial, tetapi juga berdampak langsung pada kalender olahraga. Salah satu event yang mungkin terkena dampak adalah Finalissima 2026 yang dijadwalkan berlangsung 27 Maret di Stadion Lusail, Doha. Pertandingan antara Argentina, yang dipimpin Lionel Messi, melawan Spanyol dengan Lamine Yamal sebagai kapten, kini berada dalam situasi tak menentu setelah Asosiasi Sepak Bola Qatar menangguhkan semua kompetisi tanpa tanggal pasti.
UEFA dan CONMEBOL kini tengah mencari solusi untuk memastikan pertandingan ini tetap dapat berlangsung dengan aman di tengah situasi yang sulit.
Ketidakpastian ini menggambarkan betapa geopolitik dapat memengaruhi olahraga, dan banyak penggemar berharap agar peristiwa ini dapat diselesaikan secepatnya demi menjaga integritas kompetisi internasional.
(SA/GN)
sumber : sundayguardianlive.com
Leave a comment