Sempat Pertimbangkan Pensiun, Cristiano Ronaldo Ungkap Momen Krusial Pasca Piala Dunia 2022
Megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, telah membuka diri tentang periode ketidakpastian yang mendalam dalam kariernya, di mana ia serius mempertimbangkan untuk gantung sepatu dari tim nasional Portugal. Pencetak gol paling produktif dalam sejarah sepak bola internasional pria ini mengakui rasa frustrasinya pasca Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar nyaris membuatnya mengambil keputusan besar tersebut.
Pengalaman Ronaldo di Qatar merupakan salah satu titik terendah dalam perjalanan kariernya yang gemilang. Meskipun telah mencetak 130 gol, menyumbangkan 45 assist, serta meraih dua trofi utama bersama Portugal (Euro 2016 dan Nations League 2019), performanya di Piala Dunia 2022 jauh dari ekspektasi.
Ia hanya berhasil mencetak satu gol dan sempat dicadangkan oleh manajer kala itu, Fernando Santos, pada babak sistem gugur. Tersingkirnya Portugal secara mengejutkan di tangan Maroko pada perempat final semakin memperkeruh situasi, membuat Ronaldo mempertanyakan masa depannya di level internasional.
“Saya tidak akan berbohong. Dalam hidup kami, kami harus mempertimbangkan segalanya. Kami berpikir, kami merenung, saya dan keluarga, tapi kemudian kami menyimpulkan bahwa, meskipun menghadapi kesulitan, kami tidak bisa menyerah. Saya bisa melihat situasi dari sudut yang berbeda. Saya belajar banyak dari itu,” kata Ronaldo secara terang-terangan.
Keputusan untuk melanjutkan kariernya bukanlah hal yang mudah. Ronaldo mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mempertimbangkan apakah masa baktinya di level tertinggi telah berakhir.
Ronaldo Kembali Prima di Bawah Asuhan Roberto Martinez
Sejak Roberto Martínez mengambil alih kursi manajer Portugal pada Januari 2023, Cristiano Ronaldo telah kembali menemukan performa terbaiknya. Di bawah kepemimpinan pelatih asal Spanyol tersebut, Ronaldo telah mencetak 25 gol dan menciptakan beberapa momen pemecahan rekor, yang secara signifikan merevitalisasi karier internasionalnya.
Meskipun akan memasuki usia 41 tahun, Cristiano Ronaldo tetap menjadi sosok sentral dalam rencana Portugal untuk Piala Dunia 2026. Pelatih kepala Roberto Martínez memang telah menegaskan bahwa setiap pemain harus secara konsisten mendapatkan tempat mereka di skuad. Namun, pengalaman kapten veteran ini dan kemampuan finishing klinisnya menjadikan ia bagian besar dari teka-teki kesuksesan tim.
Kini, dengan semangat baru dan performa yang kembali menanjak, Ronaldo siap untuk terus memimpin Seleção das Quinas di panggung internasional, membuktikan bahwa keputusan untuk tidak menyerah adalah pilihan yang tepat.
(SA/GN)
sumber : www.pulsesports.ng
Leave a comment