Kiprah Hernan Crespo di Dunia Kepelatihan
“Anda mungkin ingat saya yang berambut panjang,”
Pencapaian yang Tak Terlupakan
Crespo mengingat momen-momen bersejarah saat masih menjadi pemain. “Saya telah berlaga di semua ajang besar – tiga Piala Dunia, dan bahkan mencapai final Liga Champions. Laga melawan Liverpool pada tahun 2005 memang tidak terlupakan,” ungkapnya sembari tertawa, mengenang saat AC Milan kehilangan keunggulan 3-0 dan kalah di adu penalti.
Karirnya di dunia sepak bola juga dimeriahkan dengan sejumlah gelar, termasuk Liga Europa bersama Parma, Liga Premier dengan Chelsea, serta titel Serie A dan Copa Libertadores. “Sebagai seseorang yang mencintai sepak bola, saya selalu ingin lebih. Saya ingin mengulangi pengalaman itu sebagai pelatih,” tambahnya.
Awal Karir Kepelatihan
Crespo tidak memilih jalan pintas dalam karir kepelatihannya. Ia memulai di akademi Parma, sambil meraih kualifikasi pelatihan di pusat sepak bola terkenal di Coverciano, Italia. Meskipun mengalami awal yang sulit di Modena, ia tak putus asa dan kembali ke Argentina untuk mengasah kemampuannya.
Sukses di Defensa y Justicia, sebuah klub kecil di Buenos Aires, Crespo berhasil membawa tim tersebut meraih prestasi di Copa Sudamericana. Ia kemudian meraih gelar di Sao Paulo di Brasil, Al-Duhail di Qatar, dan yang paling impresif, menuntun Al Ain di UEA untuk meraih kesuksesan di Liga Champions Asia pada tahun 2024.
Filosofi dan Pendekatan Bermain
“Saya harus melakukan reset di Argentina untuk kembali ke Eropa dengan lebih kuat,” ujar Crespo. “Saya adalah Crespo yang sama baik sebagai pesepak bola maupun pelatih.” Ia menjelaskan bahwa filosofi permainannya berfokus pada penguasaan bola, membangun serangan, serta agresif dalam mencari hasil, namun tetap seimbang dalam merebut bola dan menjaga tekanan.
“Esensi diri saya sebagai pribadi tidak akan pernah hilang. Saya adalah seorang penyerang, jadi saya selalu memiliki pemikiran untuk mencetak gol dan bermain dengan agresivitas. Semangat itu telah ada sejak saya kecil, dan saya berusaha untuk menghormatinya hingga saat ini,” tutup Crespo.
(SA/GN)
sumber : www.bbc.co.uk
Leave a comment