Howe Antusias Sambut Laga Liga Champions Kontra PSG: Fokus Kemenangan, Finansial Mengikuti
22 Januari 2026, 06:59 WIB
Manajer Newcastle United, Eddie Howe, menyambut antusias tantangan berat melawan juara bertahan Paris Saint-Germain di Liga Champions. The Magpies bertekad untuk melaju ke babak sistem gugur kompetisi elit Eropa ini.
Newcastle akan bertandang ke Parc des Princes pekan depan, stadion tempat mereka nyaris meraih kemenangan dua musim lalu. Mereka datang dengan bekal kepastian finis di babak 16 besar playoff, namun juga menyadari bahwa kemenangan hampir pasti akan mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar, menyusul kemenangan telak 3-0 atas PSV Eindhoven pada Rabu malam.
Implikasi Finansial dan Ambisi Klub
Ditanya mengenai dampak lolos ke babak 16 besar bagi perkembangan klub, Howe menjelaskan, “Ada implikasi finansial di sana, dan ya, kami selalu berbicara tentang pendapatan, PSR (Profitability and Sustainability Rules), dan upaya untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan. Jadi, semakin sukses kami sebagai sebuah tim, semakin kami akan membantu hal tersebut. Kami sadar ada korelasi langsung di sana.”
“Tetapi saya tidak pernah berpikir secara finansial saat mencoba membantu kemajuan tim dalam segala hal. Ini selalu tentang mencoba untuk menang, mencoba meraih prestasi, mencoba berburu trofi. Itu selalu menjadi yang terdepan dalam pikiran saya. Sisi finansial adalah produk sampingan yang bagus dari itu,” tegas Howe.
Bentrok Sengit Kontra PSG
Faktor finansial memang akan jauh dari pikiran Howe dan para pemainnya saat mereka turun ke lapangan di Paris. Pasukan Luis Enrique saat ini memimpin klasemen grup hanya berkat keunggulan selisih gol, dan tim Prancis tersebut tentu akan sangat percaya diri untuk mengamankan tiga poin yang mereka butuhkan untuk melaju otomatis.
Menanggapi pertanyaan apakah semangat balas dendam akan membara setelah mereka gagal meraih kemenangan di Parc des Princes pada tahun 2023 karena penalti kontroversial di menit akhir, Howe menjawab, “Tidak, ini bukan balas dendam bagi kami.”
“Itu memang akhir yang menyakitkan, tapi sesungguhnya itu adalah penampilan heroik dan luar biasa. Saya ingat Nick [Pope] melakukan sejumlah penyelamatan luar biasa malam itu untuk mempertahankan keunggulan kami,” kenang Howe.
“Anda tidak pernah tahu bagaimana pertandingan berikutnya melawan mereka. Saya pikir ini… sulit untuk memberi label pada pertandingan ini, namun ini adalah salah satu pertandingan tersulit yang bisa kami mainkan, yang akan sangat bagus untuk perkembangan kami. Namun kami tentu ingin mencoba pergi ke sana dan menang.”
Kemenangan Meyakinkan atas PSV Eindhoven
Newcastle mungkin tidak tampil di performa terbaiknya saat melawan PSV, terutama sebelum jeda. Namun, mereka tidak perlu tampil sempurna karena tim tamu—yang hanya kalah sekali dalam 21 pertandingan di semua kompetisi sebelum kick-off di St James’ Park—turut berkontribusi pada kekalahan mereka sendiri.
Kesalahan yang dilakukan oleh kiper Matej Kovar dan Yarek Gasiorowski sebelum jeda, serta bek Jerdy Schouten setelahnya, dimanfaatkan dengan baik oleh Yoane Wissa, Anthony Gordon, dan Harvey Barnes. Tiga gol tersebut memastikan kemenangan nyaman bagi tuan rumah. Namun, kemenangan itu sedikit tercoreng dengan cederanya kapten tim, Bruno Guimaraes, yang harus menepi karena cedera pergelangan kaki.
Dengan persiapan matang dan semangat juang yang tinggi, Newcastle United kini mengalihkan fokus penuh ke tantangan besar di markas Paris Saint-Germain, dalam upaya mereka mengukir sejarah di Liga Champions.
(SA/GN)
sumber : www.espn.com
Leave a comment