Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A setelah melibas Pisa dengan skor telak dalam laga terbaru. Sementara itu, di Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil merebut kembali posisi teratas di Ligue 1 meski diliputi keraguan akan performa mereka, dengan Lens membayangi ketat.
Inter Milan Mengamuk, Kokoh di Puncak Serie A
Inter Milan menunjukkan dominasinya di Serie A dengan kemenangan meyakinkan atas Pisa. Dalam pertandingan yang berlangsung di kandang sendiri, Giuseppe Meazza, Inter tampil superior dan menghajar tim tamu dengan skor akhir 4-0.
Sejak kick-off, Nerazzurri langsung menekan. Lautaro Martinez membuka keran gol di menit ke-20 setelah memanfaatkan assist brilian dari Nicolo Barella. Keunggulan Inter berlipat ganda jelang turun minum lewat sundulan akurat Alessandro Bastoni dari situasi sepak pojok.
Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan serangan. Hakan Calhanoglu menambah penderitaan Pisa dengan gol tendangan jarak jauh yang indah di menit ke-65. Edin Dzeko menutup pesta gol Inter delapan menit kemudian, memastikan kemenangan telak bagi tim asuhan Simone Inzaghi.
Kemenangan ini memperpanjang keunggulan Inter di puncak klasemen Serie A, memberikan mereka momentum penting dalam perburuan Scudetto musim ini. Performa konsisten di setiap lini menjadi kunci keberhasilan mereka mengunci tiga poin penuh.
PSG Puncaki Ligue 1 dengan Performa Goyah
Di Liga Prancis, Paris Saint-Germain berhasil kembali ke puncak klasemen Ligue 1 setelah melewati laga yang penuh perjuangan. Meski meraih kemenangan tipis 2-1 atas Stade Reims di Parc des Princes, penampilan Les Parisiens jauh dari meyakinkan, memicu kekhawatiran tentang “kurangnya kepercayaan diri” tim.
Gol pembuka PSG dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-35 setelah aksi individu menawan. Namun, Reims berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat di awal babak kedua, membuat suporter tuan rumah tegang. Gol kemenangan PSG baru tercipta di menit ke-80 melalui tendangan voli Marquinhos, menyelamatkan muka mereka dari hasil imbang yang mengecewakan.
Pelatih PSG, Christophe Galtier, mengakui bahwa timnya perlu meningkatkan mentalitas. “Kami berhasil meraih tiga poin, dan itu yang terpenting. Tapi kami harus jujur, penampilan kami belum konsisten. Ada momen di mana tim ini tampak kurang percaya diri, dan itu harus segera kami perbaiki,” ujar Galtier pasca pertandingan.
Kemenangan ini memang menempatkan PSG di posisi teratas, namun mereka hanya unggul satu poin dari Lens yang tampil impresif dan menjadi ancaman serius dalam perburuan gelar.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Berikut adalah jadwal pertandingan selanjutnya untuk kedua tim:
- Inter Milan: Akan bertandang ke markas Fiorentina pada Sabtu, 27 Januari 2026 pukul 00.30 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui Vidio dan beIN Sports.
- Paris Saint-Germain: Akan menghadapi Derby Le Classique melawan Marseille pada Senin, 29 Januari 2026 pukul 02.45 WIB. Laga krusial ini juga bisa disaksikan melalui Vidio dan beIN Sports.
Konteks dan Dampak
Inter Milan menunjukkan indikasi kuat untuk merebut gelar juara Serie A dengan penampilan solid dan konsisten. Keunggulan poin yang terus bertambah memberikan mereka ruang bernapas, namun mereka harus tetap fokus mengingat musim masih panjang.
Situasi berbeda dihadapi PSG. Meskipun memimpin Ligue 1, performa yang kurang meyakinkan menjadi sorotan. Dengan Lens yang terus menempel ketat, PSG tidak bisa berpuas diri dan harus segera menemukan kembali ritme permainan terbaik mereka jika ingin mempertahankan gelar juara. Derby melawan Marseille akan menjadi ujian berat berikutnya untuk mengukur mental dan kepercayaan diri tim.
(SA/GN)
sumber : www.the42.ie
Leave a comment