Refleksi Jorge Jesus: Pandemi Covid-19 dan Keputusannya Tinggalkan Flamengo
Jorge Jesus telah merefleksikan masa jabatannya di Flamengo, mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 menjadi faktor penentu kepergiannya dari klub. Saat ini, ia menjabat sebagai pelatih Al-Nassr di Arab Saudi.
Kenangan Bersama Flamengo
Dalam kolom mingguan yang terbit di Record, Jesus menghimbau kembali masa kepemimpinannya di Flamengo dari 2019 hingga 2020. Ia menyebutkan, jika tidak ada wabah ini, ada kemungkinan ia masih bertahan di klub yang telah memberinya banyak kenangan.
Rekor yang Ditorehkan
Selama masa jabatannya, Jesus mencatat rekor impresif dengan tingkat kemenangan sebesar 81,6%, di mana ia berhasil meraih 44 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Di bawah kepemimpinannya, Flamengo juga berhasil mengangkat lima trofi bergengsi: Carioca, Brasileiro, Libertadores, Supercopa, dan Recopa.
Pengalaman Pribadi di Tengah Pandemi
Jesus menceritakan bagaimana ia harus menjalani isolasi mandiri setelah hasil tes awalnya positif. Ia menggambarkan momen ketika dokter datang mengenakan pakaian pelindung dan staf meninggalkan makanan di depan pintu rumahnya. Merasa terkurung dan terpapar berita-berita negatif, ia memutuskan untuk kembali ke Portugal.
Kepindahan dan Harapan Kembali
Sebelum Filipe Luís menyamai rekor lima gelar yang diraih Jesus, kerinduan akan pelatih asal Portugal ini masih terasa di kalangan penggemar. Presiden Flamengo, Rodolfo Landim (Bap), bahkan telah berbicara tentang kemungkinan membawa Jesus kembali. Setelah pemecatan Filipe Luís minggu lalu, dewan klub memutuskan untuk merekrut pelatih asal Portugal lainnya, Leonardo Jardim.
Dampak Terhadap Tim
Kepindahan Jorge Jesus dan kondisi saat ini di Flamengo memperlihatkan dinamika dalam manajemen tim. Kembalinya Jesus ke Flamengo bisa jadi menjadi solusi untuk mengatasi kerinduan para penggemar dan memperkuat performa tim di kompetisi mendatang.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment