Kalah Mengejutkan di Kandang, PSG Tersingkir dari Coupe de France Setelah Ditaklukkan Paris FC
Juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari ajang Coupe de France. Mereka secara mengejutkan takluk 0-1 di kandang sendiri saat menghadapi rival sekota, Paris FC.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Tanpa Hasil
Meski berstatus juara bertahan dan menjadi tim yang paling banyak memenangkan trofi ini (16 kali), PSG gagal melewati hadangan Paris FC yang baru saja promosi ke kasta teratas liga Prancis. Pasukan Luis Enrique tampil dominan sepanjang laga, menguasai bola dan menciptakan banyak peluang.
Namun, ketangguhan lini belakang dan penampilan cemerlang kiper Paris FC, Obed Nkambadio, menjadi kunci. Nkambadio melakukan beberapa penyelamatan gemilang, termasuk menghentikan tendangan jarak jauh Vitinha di masa injury time yang bisa menyamakan kedudukan.
Momen Kunci: Gol Tunggal Mantan Pemain
Gol semata wayang dalam pertandingan ini dicetak oleh Jonathan Ikone. Ironisnya, Ikone adalah pemain yang mengawali karirnya bersama PSG. Ia memanfaatkan skema serangan balik cepat dengan timing yang tepat untuk menjebol gawang PSG. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dan cukup untuk mengantarkan Paris FC meraih kemenangan bersejarah.
Kekalahan ini juga menandai pertama kalinya PSG tersingkir di babak 32 besar Coupe de France sejak tahun 2014, sebuah catatan yang cukup mengejutkan bagi raksasa Paris tersebut.
Reaksi Pahlawan Paris FC
“Kami sangat senang sekali, kami berhasil bertahan dengan baik,” ujar Jonathan Ikone penuh suka cita setelah pertandingan.
“Saya sangat senang dengan gol saya, itu hanya sebuah kegembiraan, dan saya harap itu bukan gol terakhir saya,” tambahnya, merujuk pada gol penentu kemenangan tersebut.
Konteks Derby Ibu Kota
Pertemuan kedua tim ini selalu menarik perhatian mengingat status mereka sebagai rival sekota di Paris. Meski secara reputasi dan kekuatan skuad sangat berbeda, atmosfer derby selalu menyajikan kejutan. Beberapa waktu sebelumnya, kedua tim juga sempat berhadapan dalam derby papan atas yang pertama sejak tahun 1990.
Dampak Kekalahan: Pukulan Awal Musim
Tersingkirnya PSG di babak awal Coupe de France ini tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka untuk meraih semua trofi domestik. Kekalahan ini juga menunjukkan bahwa di ajang piala, kejutan selalu bisa terjadi, bahkan bagi tim sekuat Paris Saint-Germain. Pasukan Luis Enrique kini harus fokus penuh pada kompetisi Ligue 1 dan Liga Champions.
(SA/GN)
sumber : www.myjoyonline.com
Leave a comment