Laimer Ungkap Kekaguman pada Kane, Minta Luis Díaz Audisi Vokal di Ruang Ganti Bayern
Gelandang Bayern Munich, Konrad Laimer, melontarkan pujian setinggi langit untuk rekan setimnya, Harry Kane, menyebutnya sebagai pemain yang “luar biasa”. Namun, untuk urusan vokal di ruang ganti tim, Laimer berkelakar bahwa Luis Díaz harus “mengikuti audisi” terlebih dahulu sebelum diizinkan menyanyi. Pernyataan ini disampaikan Laimer, 28 tahun, dalam wawancara eksklusifnya dengan Bundesliga menjelang Pekan ke-16, di mana ia juga membahas pengalamannya bermain di bawah arahan Vincent Kompany dan prospek Piala Eropa tahun ini.
Resolusi Tahun Baru dan Musim Bayern
Menjelang tahun baru, Laimer mengaku tidak memiliki resolusi khusus. “Tidak ada yang istimewa, sungguh. Senang rasanya bisa menikmati liburan, sedikit bersantai, dan yang terpenting menjernihkan pikiran,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa ia selalu memulai tahun dengan mentalitas yang sama: memberikan segalanya, menjadi lebih baik, dan memenangkan setiap pertandingan.
Ketika diminta mendeskripsikan musim Bayern di Bundesliga sejauh ini dengan tiga kata, Laimer memilih “intens, menyenangkan, dan ambisius”. Ia menambahkan, “Itulah tiga kata yang terlintas di benak saya.”
Mengenai peningkatan performa Bayern dibandingkan musim lalu, Laimer menilai tidak banyak yang berubah secara drastis. “Kami jelas telah menjalani pertandingan – musim lalu dan musim ini – yang dapat kami pelajari dan membantu kami menjadi lebih baik. Kami masih mampu untuk berkembang, dan ketika Anda bekerja sama lebih lama, Anda jelas menjadi lebih baik dalam rutinitas tertentu. Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang dilakukan orang di sebelah Anda. Saya pikir itu bekerja dengan sangat baik di banyak pertandingan,” jelasnya.
Dampak Harry Kane di Lapangan dan Luar Lapangan
Harry Kane, penyerang anyar Bayern, disebut Laimer memiliki peran yang sangat besar, baik di dalam maupun di luar lapangan. “Pertama, dia adalah pemain yang luar biasa. Kedua, dia adalah karakter besar yang jelas merupakan pemimpin di tim kami, dan memimpin dengan memberi contoh,” kata Laimer.
Laimer menjelaskan bahwa kehadiran Kane, yang juga sangat berinvestasi di luar lapangan, memotivasi seluruh tim. “Ketika Anda memiliki pemain seperti itu yang juga berinvestasi begitu banyak di luar lapangan, semua pemain lain akan berkata: ‘Dia ada di sana, dia yang pertama, dia melakukan ini lagi, dia melakukannya lagi.’ Hal ini menyulitkan siapa pun untuk berbuat lebih sedikit,” tambahnya.
Kekuatan Ruang Ganti dan Gaya Kepelatihan Vincent Kompany
Laimer mengakui pentingnya suasana ruang ganti yang kondusif. “Suasana di ruang ganti banyak dibicarakan. Pada akhirnya, Anda harus menyatukan semuanya di lapangan. Kami berhasil melakukan itu sekarang,” katanya. Ia merasa Bayern memiliki perpaduan yang sangat bagus, dengan satu tujuan utama: memenangkan pertandingan dan meraih gelar.
“Anda harus memberikan segalanya dalam latihan, mempersiapkan segala kemungkinan dan, di saat-saat sulit, tetap bersatu sebagai sebuah tim,” jelas Laimer. Ia menekankan pentingnya kekompakan, baik di lapangan, di bangku cadangan, maupun bagi pemain yang cedera, untuk menghadapi rintangan bersama.
Mengenai pelatih Vincent Kompany, Laimer memuji kontribusinya. “Dia jelas banyak membantu kami. Dia punya rencana yang jelas tentang bagaimana kami ingin bermain sepak bola dan menyampaikannya dengan sangat baik,” ungkap Laimer. Ia juga menyoroti kemampuan Kompany dalam memotivasi tim. “Dia punya perasaan yang sangat baik ketika harus sedikit memaksakan diri, karena dia bisa merasakan saat kami belum cukup bersemangat. Sangat menyenangkan bermain di bawah arahannya,” tambahnya.
Perjalanan Karier dan Piala Eropa Bersama Austria
Di usia 28 tahun, Laimer merasa masih memiliki banyak tahun untuk bermain. “Saya sebenarnya masih merasa sangat muda. Anda memang menyadari bahwa Anda sedikit lebih tua, tapi itu menyenangkan. Saya merasa luar biasa dan saya merasa masih memiliki banyak tahun lagi dalam diri saya,” ungkapnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, “Yang paling penting adalah menjaga tubuh Anda. Saya tahu apa yang cocok untuk saya, saya tahu apa yang tidak cocok untuk saya. Saat ini, semuanya terasa sangat, sangat baik.”
Penghargaan Pemain Terbaik Austria Tahun Ini menjadi penegasan atas kerja kerasnya. “Selalu menyenangkan menerima penghargaan seperti itu. Ini menegaskan bahwa Anda telah bekerja keras dan menjadi insentif untuk terus maju, atau bahkan memberikan lebih banyak lagi,” kata Laimer.
Mengenai kelolosan Austria ke Piala Eropa tahun ini, Laimer menyebutnya sebagai momen istimewa. “Ini istimewa. Anda bisa tahu, di mana pun Anda berada, bahwa orang-orang sudah membicarakannya. Berada di sana jelas sangat, sangat istimewa. Anda jarang bermain di Piala Eropa, apalagi bersama Austria,” ujarnya penuh semangat.
“Ini luar biasa besar dan masih ada banyak waktu sampai hal itu dimulai, namun ketika hal itu benar-benar dimulai dan kita terbang ke sana, kita sudah akan memiliki sedikit senyum di wajah kita. Untuk itulah kita semua bermain sepak bola, untuk menjadi bagian dari hal seperti itu,” lanjut Laimer.
Steven Gerrard: Panutan Sejak Kecil
Meskipun kini menjadi panutan bagi banyak pesepakbola muda, Laimer mengungkapkan bahwa Steven Gerrard adalah idolanya sejak kecil. “Saya dulu mengatakan pada diri sendiri bahwa Steven Gerrard adalah panutan saya, tapi saya punya banyak panutan. Saya begitu banyak menonton sepak bola,” kenangnya.
Bagi Laimer, hal terpenting dalam sepak bola adalah tidak pernah berhenti bersenang-senang, terlepas dari usia atau level permainan. “Selalu ada hal yang dapat Anda pelajari dari banyak pemain berbeda. Jika saya harus menyebutkan satu, itu adalah Steven Gerrard,” tegasnya.
Ia menjelaskan perubahan perspektifnya tentang permainan. “Sebagai seorang anak, Anda hanya melihat gol karena itulah arti sepak bola. Ketika seseorang mencetak gol indah, itu adalah hal terindah yang pernah ada. Hal itu sedikit berubah saat ini,” kata Laimer. Kini, sebagai pemain profesional, ia lebih memperhatikan pergerakan, keputusan, dan bagaimana sepak bola terus berkembang. “Saya merasa menarik untuk menonton pertandingan lain, menonton pertandingan kami, dan bahkan menonton kembali pertandingan saya sendiri, untuk selalu menemukan beberapa hal untuk menjadi lebih baik,” tutupnya.
Luis Díaz dan Audisi Vokal Ruang Ganti
Menanggapi kabar rekan setimnya, Luis Díaz, yang baru-baru ini merilis lagu, Laimer mengaku baru membaca beritanya dan belum mendengarkan lagunya. “Saya hanya membacanya. Saya belum benar-benar mendengarnya, tapi dia perlu menyanyikannya! Saya rasa saya akan mengungkitnya,” ujarnya sambil tertawa.
Laimer menambahkan, “Saya benar-benar dapat membayangkan bahwa dia memiliki potensi, tetapi saya belum pernah mendengarnya bernyanyi! Dia harus mengikuti audisi terlebih dahulu untuk kami, lalu kami akan melihat apakah itu diizinkan.” Sebuah komentar jenaka yang menunjukkan suasana akrab di ruang ganti Bayern.
Wawancara ini memberikan gambaran jelas tentang mentalitas kemenangan yang diusung Konrad Laimer dan Bayern Munich. Dengan kepemimpinan Harry Kane, atmosfer tim yang solid, serta bimbingan Vincent Kompany, raksasa Bavaria ini tampak siap menghadapi tantangan Bundesliga dan kompetisi Eropa lainnya, sembari menatap penuh semangat partisipasi Laimer bersama Austria di Piala Eropa.
(SA/GN)
sumber : www.bundesliga.com
Leave a comment