Harry Kane dan Ketergantungan Timnas Inggris
Keberadaan Harry Kane sangat dirasakan saat timnas Inggris berhadapan dengan Uruguay dan Jepang dalam laga bulan Maret di Wembley. Hasil imbang 1-1 melawan Uruguay sempat menjadi tanda tanya, namun kekalahan 1-0 dari Jepang semakin memperlihatkan dampak absennya sang kapten. Gol tunggal dari Kaoru Mitoma mencerminkan masalah ketajaman serangan Inggris, yang membuat pelatih Thomas Tuchel mengemukakan kekhawatiran selama ini.
Tuchel Bela Ketergantungan pada Kane
Pelatih Thomas Tuchel tidak menghindar dari diskusi ini. Ia bahkan menegaskan pentingnya sosok Kane, yang dipandang selevel dengan pemain hebat lainnya, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. “Mengapa Argentina tidak bergantung pada Messi atau Portugal tidak bergantung pada Cristiano Ronaldo? Ini wajar. Ketika pemain-pemain penting tidak ada, kami merasakan dampaknya,” ujar Tuchel. Tanpa Kane, lini depan Inggris kurang terarah dan percaya diri. Dalam dua pertandingan terakhir, satu-satunya gol dihasilkan dari set piece oleh seorang bek, menggambarkan besarnya masalah ini.
Lebih lanjut, Tuchel menjelaskan, “Tanpa Kane, kami kehilangan ancaman besar. Bayern Munich juga tidak sama tanpa dia. Untuk tim dan negara papan atas, memiliki pemain bintang adalah hal yang normal. Kami mungkin bisa menang tanpa Harry, tetapi tentu lebih mudah jika ada dia.”
Rekor Kane bersama timnas Inggris memperkuat pendapat ini. Kehadirannya selalu memberikan kejelasan, sementara absensinya membuat Inggris terlihat seperti tim yang sedang mencari pola permainan.
Kecerdikan Argentina dan Portugal Tanpa Bintang Utama
Perbandingan yang diajukan Tuchel juga menggugah untuk melihat Argentina dan Portugal. Meskipun Messi dan Ronaldo tetap menjadi sosok unggulan di tim mereka, kedua negara tersebut mampu tampil baik meski tanpa kehadiran bintang tersebut. Argentina, di bawah asuhan Lionel Scaloni, menunjukkan performa solid dengan hasil positif bahkan saat Messi absen. Sementara Portugal, di bawah Roberto Martínez, berhasil meraih kemenangan sambil tetap mempertahankan keseimbangan serangan tanpa Ronaldo.
Kontras ini menunjukkan Inggris berada dalam situasi yang kurang ideal. Meskipun memiliki banyak pemain berbakat, ketergantungan pada Kane terlihat nyata. Pengaruhnya bukan hanya di bidang mencetak gol, tetapi juga dalam membangun ritme permainan dan memberi keyakinan di sepertiga akhir lapangan.
Bagi Tuchel, tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menumbuhkan kekuatan tim sehingga ketidakhadiran satu pemain tidak merugikan secara keseluruhan. Saat ini, Inggris belum mencapai titik tersebut, dan hasil di Wembley menegaskan bahwa masih ada jalan panjang untuk diperbaiki.
(SA/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment