Pukulan Telak untuk Argentina: Juan Foyth Cedera Achilles, Absen Hingga Akhir Musim
Tim nasional Argentina tengah memupuk asa besar untuk kembali berjaya di Piala Dunia 2026 setelah sukses di Qatar 2022. Namun, persiapan mereka kini dihadapkan pada sebuah pukulan telak yang tak terduga, terutama dengan peran Lionel Messi sebagai kapten dan pemimpin emosional tim. Kabar ini menjadi kemunduran besar saat tim melanjutkan persiapan menghadapi putaran Piala Dunia berikutnya.
Pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni, dan staf kepelatihannya menerima kabar mengejutkan dari Spanyol pada Minggu pagi. Klub Villarreal telah mengonfirmasi bahwa bek mereka, Juan Foyth, mengalami cedera serius pada tendon Achilles kiri setelah menjalani tes medis. Cedera ini secara efektif membuatnya harus menepi hingga akhir musim.
Foyth terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-24 dalam pertandingan hari Sabtu melawan Real Madrid. Evaluasi awal oleh staf medis Villarreal sudah mengindikasikan cedera serius, dan pemeriksaan lebih lanjut memastikan tingkat keparahan kemunduran ini, baik bagi klub maupun tim nasional.
Robekan tendon Achilles biasanya memerlukan rehabilitasi antara empat hingga enam bulan. Berdasarkan jangka waktu tersebut, kemungkinan besar Foyth tidak akan kembali dalam kondisi fit sepenuhnya menjelang Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan akan dimulai pada 11 Juni.
Catatan Foyth Bersama Argentina
Foyth merupakan bagian dari skuad Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022 dan juga tampil di Finalissima melawan Italia di Wembley. Namun, serangkaian cedera berulang dan masa absen yang panjang menyebabkan ia sempat kehilangan pilihan di lini pertahanan Argentina, sehingga namanya tidak masuk dalam daftar pemain untuk Copa América 2024.
Ia secara bertahap kembali masuk dalam pertimbangan pada tahun 2025 dan bahkan menjadi starter dalam pertandingan persahabatan terbaru Argentina melawan Angola. Ini adalah tanda jelas bahwa Scaloni masih menaruh kepercayaan padanya. Mantan bek Estudiantes ini menawarkan fleksibilitas berharga karena ia bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan. Secara total, Foyth telah mencatatkan 22 penampilan dan 1.307 menit bermain bersama Argentina.
Siapa yang Bisa Menggantikan Foyth?
Dalam pertandingan terakhir Argentina melawan Angola, di mana Foyth tampil, Scaloni bereksperimen dengan formasi tiga bek bersama Cristian Romero dan bek kiri murni Nicolás Tagliafico. Dalam sistem empat bek tradisional yang menjadi pilihan Scaloni, Romero dan Nicolás Otamendi tetap menjadi pasangan pilihan pertama yang membantu Argentina menduduki puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Lisandro Martínez secara bertahap kembali ke performa terbaiknya di Manchester United setelah pulih dari cedera ACL. Kondisi ini menyisakan Argentina dengan alternatif terbatas di posisi bek tengah. Saat ini, tempat di skuad yang tersisa diperkirakan akan diperebutkan oleh Leonardo Balerdi dari Marseille, Marcos Senesi dari Bournemouth, dan Lautaro Rivero dari River Plate, seiring Argentina terus membentuk skuad mereka untuk tahun 2026.
Cedera yang menimpa Juan Foyth bukan hanya menjadi kerugian besar bagi Villarreal, tetapi juga memberikan tantangan signifikan bagi kedalaman lini belakang Argentina dalam upaya mereka mempertahankan gelar Piala Dunia. Scaloni kini harus memutar otak lebih keras untuk menemukan solusi terbaik demi menjaga kekuatan pertahanan timnya.
(SA/GN)
sumber : bolavip.com
Leave a comment