Tom Bischof Akui Vitinha sebagai Lawan Terberat, Geser Granit Xhaka
Gelandang muda Bayern Munich, Tom Bischof, baru-baru ini mengubah pandangannya mengenai siapa pemain terbaik yang pernah dihadapinya di lapangan. Pemain yang mengawali kariernya di Hoffenheim sebelum pindah ke klub berjuluk Rekordmeister Jerman ini kini telah merasakan atmosfer beberapa pertandingan Liga Champions, dan kompetisi elit yang menyertainya.
Pujian untuk Vitinha
"Dulu, sampai beberapa bulan lalu, saya akan menjawab Granit Xhaka," ujar Bischof dalam wawancara Januari untuk Frankfurter Allgemeine. Pernyataan ini ditangkap oleh akun @iMiaSanMia di media sosial. "Namun, sejak pertandingan kami melawan Paris Saint-Germain, saya harus mengatakan: Vitinha."
Bischof menjelaskan alasannya memilih gelandang PSG tersebut. "Dia mengatur seluruh permainan PSG. Dia selalu bergerak, tidak pernah istirahat, dan selalu siap menerima umpan. Dia sangat sulit untuk dilawan."
Panutan di Lini Tengah
Selain Vitinha, Bischof juga menyebut rekan setimnya di Bayern, Joshua Kimmich, sebagai salah satu pemain favoritnya. Gelandang muda Bayern ini memiliki beberapa panutan yang sangat baik untuk membentuk permainannya.
Ada satu benang merah yang menghubungkan semua pemain yang disebutkannya—Kimmich, Xhaka, dan Vitinha: mereka semua adalah passer yang luar biasa. Bischof sendiri tampaknya memiliki gaya bermain yang serupa, dengan kemampuan mengalirkan bola yang menjadi salah satu kekuatannya. Pilihan panutan ini menunjukkan bahwa Bischof memiliki visi yang jelas tentang bagaimana ia ingin mengembangkan permainannya sebagai seorang gelandang. Dengan kemampuan passing dan visi bermain yang ia tunjukkan, Bischof diprediksi akan terus tumbuh menjadi salah satu gelandang kreatif di masa depan.
(SA/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment