Kembali Kedua Cristiano Ronaldo di Manchester United: Kisah Berakhir Pahit dari Pahlawan Menjadi Kontroversi
Kembalinya Cristiano Ronaldo ke Manchester United pada musim panas 2021 merupakan periode yang penuh dengan pasang surut. Kedatangannya yang sensasional awalnya memicu optimisme, bahkan beberapa pemain United membahas betapa transformatifnya kehadiran bintang Portugal itu. Namun, perjalanan ini berakhir dengan kesimpulan yang kurang menyenangkan.
Ronaldo, yang kini berusia 40 tahun, pertama kali bergabung dengan United pada tahun 2003. Selama tugas pertamanya di Old Trafford, ia mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta paling luar biasa di dunia. Ia mencetak lebih dari seratus gol untuk Setan Merah dan berkontribusi besar pada tiga gelar Premier League serta satu trofi Liga Champions pada tahun 2008. Tahun berikutnya, ia hijrah ke Real Madrid untuk tugas yang tak kalah sukses, sebelum kemudian bergabung dengan Juventus selama tiga tahun.
Awal yang Penuh Harapan dan Pengaruh Instan
Pada musim pertamanya setelah kembali, di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer, pengaruh Ronaldo memang terasa positif. Mantan kiper Setan Merah, Lee Grant, bahkan menceritakan bagaimana para pemain membicarakan perubahan positif yang dibawa Ronaldo.
Grant bercerita kepada talkSPORT pada tahun 2021: “Untuk memberi Anda satu contoh dampak yang dia berikan pada grup, ini adalah Jumat malam di hotel. Jadi, seperti yang kalian ketahui, Anda selesai makan malam dan biasanya pada Jumat malam Anda mendapatkan beberapa makanan ‘curang’. Anda mendapatkan sedikit apple crumble dan custard atau Anda mendapatkan sedikit brownies dan krim.”
“Saya beritahu Anda sekarang, tidak ada satu pemain pun yang menyentuh apple crumble dan custard itu, tidak ada satu pemain pun yang menyentuh brownies itu karena semua orang sudah duduk. Salah satu pemain berkata kepada saya, ‘Apa yang ada di piring Cristiano?’ Tentu saja, itu adalah piring terbersih dan tersehat yang dapat Anda bayangkan.”
Mantan pelatih United, Michael Carrick, yang merupakan bagian dari tim kepelatihan Solskjaer saat Ronaldo kembali, juga menggambarkan suasana di tempat latihan. Berbicara di podcast Rio Ferdinand Mempersembahkan, Carrick menyatakan: “Ya, dia bagus. Maksudku, ada keramaian besar di sekitar tempat itu ketika dia kembali. Itu adalah perasaan yang luar biasa di sekitar pertandingan itu, dan kemudian dia kembali. Dan melihatnya kembali di sekitar gedung saja sudah terasa aneh.”
Retaknya Hubungan dan Kritikan Pedas
Namun, situasi mulai berubah. Solskjaer dipecat United pada November 2021, dan klub menunjuk Ralf Rangnick. Ronaldo semakin kecewa dengan apa yang ia lihat di Old Trafford, sesuatu yang kemudian ia sampaikan dalam wawancaranya yang kini terkenal dengan Piers Morgan.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi sejak Sir Alex Ferguson pergi [pada 2013], saya tidak melihat evolusi di klub. Kemajuannya nol,” kata Ronaldo kepada Morgan.
Insiden Tottenham dan Akhir yang Pahit
Salah satu insiden paling berkesan yang mempercepat kepergian Ronaldo adalah saat United menang 2-0 atas Tottenham pada Oktober 2022. Ronaldo terlihat meninggalkan lapangan menuju terowongan sebelum pertandingan berakhir.
Bek United, Lisandro Martinez, diminta berkomentar tentang insiden tersebut. “Saya tidak melihat apa pun,” jelas bek tengah itu. Ia menambahkan, “Saya tidak tahu. Saya hanya menikmati bersama orang-orang, kami menang, dan itu penting.”
Dari dipuja sebagai pahlawan yang kembali hingga pergi dalam suasana yang keruh, pernyataan Martinez, yang mengisyaratkan bahwa para pemain United terlalu sibuk merayakan kemenangan hingga tidak menyadari ketidakhadiran Ronaldo, merangkum akhir yang pahit dari masa peraih Ballon d’Or lima kali itu di United. Ronaldo sendiri kemudian bergabung dengan klub Liga Pro Saudi Al Nassr tiga tahun lalu, setelah meninggalkan United untuk kedua kalinya pada November 2022. Kisah kepulangannya ke Old Trafford, meskipun penuh gol, akan selalu dikenang sebagai periode yang beragam, antara harapan besar dan kekecewaan yang mendalam.
(SA/GN)
sumber : www.mirror.co.uk
Leave a comment