Drama Adu Penalti Antar PSG Raih Trofi Piala Super Prancis ke-14
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mengamankan gelar Trofi Juara Perancis atau Piala Super Prancis keempat berturut-turut setelah mengalahkan rival abadi mereka, Marseille, di Kuwait. Pertandingan yang penuh drama ini berakhir imbang 2-2 setelah babak waktu tambahan, memaksa kedua tim untuk melanjutkan ke adu penalti di mana PSG keluar sebagai pemenang dengan skor telak 4-1.
PSG telah memenangkan Piala Super Prancis sebanyak 14 kali.
Jalannya Pertandingan yang Mendebarkan
Awalnya, Paris Saint-Germain, sebagai pemenang Ligue 1 musim sebelumnya, tampak akan meraih kemenangan dalam laga yang mempertemukan juara liga dan Coupe de France ini. Ousmane Dembele membuka keunggulan untuk PSG, membuat mereka memimpin di awal pertandingan.
Namun, Marseille tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil mencetak dua gol di akhir pertandingan untuk membalikkan keadaan. Mason Greenwood sukses mengkonversi tendangan penalti, dan tak lama kemudian, Willian Pacho mencetak gol bunuh diri yang membuat Marseille unggul.
Di saat krusial, Goncalo Ramos muncul sebagai penyelamat PSG. Ia berhasil menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir pertandingan, memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti.
Drama Adu Penalti
Dalam babak tos-tosan, kiper PSG, Lucas Chevalier, tampil heroik dengan melakukan dua penyelamatan krusial. Tendangan dari Matt O’Riley dan Hamed Traore berhasil ia gagalkan, memberikan keunggulan moral bagi timnya.
Para eksekutor penalti PSG menunjukkan ketenangan luar biasa. Goncalo Ramos, Vitinha, Nuno Mendes, dan Desire Doue semuanya berhasil menuntaskan tugas mereka dengan sempurna. Hasilnya, PSG memenangkan adu penalti dengan skor 4-1 dan mengamankan trofi.
Dominasi yang Berlanjut
Ini merupakan gelar Piala Super Prancis ke-14 bagi Paris Saint-Germain, menegaskan dominasi mereka dalam kompetisi ini. PSG, yang menghadapi runner-up Ligue 1 musim lalu Marseille (karena tim Paris itu memenangkan liga dan Piala Prancis), telah memenangkan kompetisi ini untuk ke-12 kalinya dalam 13 tahun terakhir. Sebuah rekor yang sulit untuk ditandingi tim lain.
(SA/GN)
sumber : au.sports.yahoo.com
Leave a comment