Juventus Kalah Banding, Cristiano Ronaldo Menangkan Sengketa Gaji
Bintang sepak bola global, Cristiano Ronaldo, akhirnya memenangkan sengketa gaji yang telah berlangsung lama dengan mantan klubnya, Juventus. Banding yang diajukan Juventus di Pengadilan Perburuhan Turin telah ditolak, memastikan klub tidak dapat menarik kembali uang yang telah ditransfer kepada sang pemain.
Latar Belakang Perselisihan Gaji
Kasus ini berawal dari penangguhan gaji selama masa pandemi COVID-19. Ronaldo dan rekan satu timnya saat itu sepakat untuk menunda pembayaran gaji pada Maret 2020 dan April 2021. Keputusan ini diambil karena pertandingan dimainkan tanpa penonton dan kondisi keuangan klub yang semakin ketat akibat dampak pandemi.
Tuntutan Ronaldo dan Proses Arbitrase Awal
Setelah jumlah yang ditangguhkan tak kunjung tiba, Ronaldo menempuh jalur hukum. Ia menuntut pembayaran sebesar £17 juta, yang merupakan jumlah bersih penuh yang dijanjikan kepadanya. Selain itu, ia juga meminta tambahan £8,5 juta terkait penangguhan yang disebut sebagai manuver gaji dan tidak tercatat dalam pembukuan Juventus.
Proses arbitrase awal membagi tanggung jawab antara pemain dan klub, memerintahkan Juventus untuk membayar separuh dari klaim Ronaldo. Pihak Bianconeri kemudian membayar 50% dari jumlah tersebut pada April 2024. Presiden klub, Gianluca Ferrero, pada November 2024 mengonfirmasi bahwa dana risiko tidak diperlukan karena jumlah tersebut telah dilunasi, sekaligus mengumumkan pengajuan banding ke pengadilan Turin.
Keputusan Akhir Pengadilan
Tantangan hukum Juventus kini telah menemui kegagalan. Hakim Gian Luca Robaldo menolak banding klub dan menguatkan keputusan arbitrase tahun 2024. Dengan keputusan ini, kemenangan penuh berada di pihak Cristiano Ronaldo.
Implikasi bagi Juventus
Meski keputusan ini merupakan kemunduran bagi Juventus dalam aspek hukum, klub tidak akan mengalami dampak finansial baru yang signifikan. Pembayaran yang dimaksud telah dibukukan dalam anggaran Juventus untuk musim 2023-24, sehingga tidak akan ada pengeluaran tambahan di luar yang sudah direncanakan. Kekalahan banding ini secara tidak langsung mempertegas kewajiban Juventus terkait kesepakatan gaji dengan para pemainnya di masa lalu.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment