Walikota Paris Buka Kembali Isu Penjualan Parc des Princes kepada PSG
Lebih dari dua minggu setelah dilantik sebagai Walikota Paris pada 29 Maret, Emmanuel Grégoire menghidupkan kembali isu penjualan Parc des Princes kepada Paris Saint-Germain (PSG). Isu tersebut menjadi salah satu janji kampanye Grégoire dan akan menjadi tema utama dalam pertemuan Dewan Paris yang dijadwalkan pada hari Selasa, 14 April.
Pada pertemuan tersebut, Grégoire berencana meminta 163 pejabat kota untuk menyetujui pembukaan kembali negosiasi dengan PSG. Tujuannya adalah untuk “menemukan solusi” yang memungkinkan klub tetap berada di stadion bersejarah mereka. Rencana ini akan diajukan sebagai “janji” dari pemerintah daerah yang kemudian akan diputuskan melalui pemungutan suara.
Proses Negosiasi dan Dukungan Kota
Grégoire, yang merupakan pendukung setia PSG, lebih memilih penjualan yang terencana. Namun, keputusannya akan bergantung pada persetujuan majelis Paris. Dia menegaskan perlunya mandat yang jelas dari Dewan Paris untuk memulai diskusi. “Ini adalah proses yang panjang, baik dalam aspek finansial maupun perencanaan kota. Saya memerlukan dukungan awal agar tidak memulai negosiasi tanpa arah,” ujarnya dalam konferensi pers pada 9 April.
Grégoire juga menekankan pentingnya melibatkan semua kelompok, termasuk oposisi. Dia menambahkan bahwa dia sudah banyak berdiskusi dengan Walikota arondisemen ke-16 dan juga dengan walikota Boulogne-Billancourt mengenai langkah ini.
Dampak Terhadap PSG dan Komunitas Sepak Bola
Isu ini sangat penting bagi PSG dan komunitas sepak bola di Paris, mengingat Parc des Princes bukan hanya tempat bermain, tetapi juga simbol sejarah dan kebanggaan klub. Dengan pembukaan kembali negosiasi, diharapkan ada solusi yang dapat memenuhi kepentingan semua pihak dan memastikan keberlanjutan klub di stadion yang telah menjadi rumahnya selama ini.
(SA/GN)
sumber : www.lemonde.fr
Leave a comment