PSG Rajai Daftar Hadiah Uang UEFA, Kompetisi Eropa Alami Kenaikan Pembayaran Drastis
Paris Saint-Germain, sang jawara Liga Champions, berhasil mendominasi daftar peraih hadiah uang UEFA. Klub raksasa Prancis ini mengantongi €144,4 juta (sekitar US$168 juta) dari musim lalu. Kenaikan signifikan ini terjadi berkat format kompetisi baru yang diperluas, di mana UEFA menyalurkan tambahan €400 juta (sekitar US$466 juta) kepada klub-klub elit Eropa.
Angka-angka tersebut terungkap dalam laporan keuangan terbaru UEFA yang dirilis menjelang kongres tahunan mereka di Brussels bulan depan. Laporan ini memberikan gambaran jelas tentang dampak finansial dari format baru yang meningkatkan total dana hadiah.
Dominasi PSG dan Dana Hadiah yang Melonjak
Inter Milan, yang menjadi finalis namun harus mengakui keunggulan PSG, tak kalah mentereng. Mereka menempati posisi kedua dalam daftar peraih hadiah uang, dengan perolehan €136,6 juta (sekitar US$159 juta). Dana ini berasal dari total hadiah UEFA sebesar €2,47 miliar (sekitar US$2,9 miliar) yang didistribusikan kepada 36 tim. Setiap tim memainkan delapan pertandingan di fase liga dengan format klasemen tunggal yang baru.
Musim lalu, tujuh tim berhasil meraup setidaknya €100 juta (sekitar US$116,5 juta) dari hadiah uang, sebuah peningkatan dari lima tim pada musim sebelumnya. Total dana hadiah pada tahun terakhir format penyisihan grup 32 tim mencapai €2,08 miliar (sekitar US$2,42 miliar).
Distribusi dan Kejutan di Antara Klub Elite
Aston Villa menjadi satu-satunya tim perempat finalis yang menerima kurang dari €100 juta musim lalu, dengan perolehan €83,7 juta (sekitar US$97,5 juta) dari UEFA. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peringkat UEFA Villa yang rendah setelah kembali berkompetisi di kancah Eropa setelah absen selama 41 tahun.
Real Madrid, yang tersingkir di perempat final oleh Arsenal, memperoleh kurang dari €102 juta (sekitar US$119 juta) dari UEFA di Liga Champions. Angka ini menurun sekitar €37 juta (sekitar US$43 juta) dibandingkan saat mereka menjuarai gelar pada tahun 2024. Namun, Madrid mendapat tambahan €5 juta berkat kemenangan di Piala Super UEFA melawan Atalanta, yang sendiri menerima €4 juta dari pertandingan pembuka musim tersebut.
Secara mengejutkan, Inter Milan berhasil memperoleh setidaknya dua kali lipat pendapatan dari Liga Champions dibandingkan empat tim Italia lainnya yang turut serta dalam kompetisi. Sementara itu, Manchester City menjadi tim dengan pendapatan terendah di antara empat klub Inggris. Sang juara bertahan Liga Primer Inggris itu hanya mengantongi €76 juta (sekitar US$88,5 juta) setelah tersingkir di babak playoff sistem gugur pada bulan Februari oleh Real Madrid.
Gambaran Penuh dari Kompetisi UEFA Lainnya
Pembayaran terkecil kepada tim Liga Champions diberikan kepada Slovan Bratislava, yang menerima kurang dari €22 juta (sekitar US$25,6 juta). Juara Slovakia itu harus menerima kenyataan pahit setelah menelan delapan kekalahan di fase liga.
Perbedaan signifikan terlihat jelas dalam besaran hadiah uang antara Liga Champions dan Liga Europa, kompetisi kasta kedua UEFA. Tottenham Hotspur, yang berhasil menjadi juara Liga Europa, menerima €41 juta (sekitar US$47,8 juta). Sementara itu, Manchester United, yang kalah di final, dibayar €36 juta (sekitar US$41,9 juta) oleh UEFA musim lalu. Musim ini, Setan Merah tidak akan mendapat apa-apa karena gagal lolos ke kompetisi Eropa mana pun.
Di tingkat ketiga, Liga Conference, Chelsea diganjar €21,8 juta (sekitar US$25,4 juta) setelah menjuarai gelar. Kini, The Blues telah kembali berkompetisi di Liga Champions.
Gaji Petinggi UEFA Terungkap
Laporan keuangan UEFA juga mengungkapkan informasi mengenai kompensasi para petingginya. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, tidak menerima kenaikan gaji pada musim lalu. Pengacara asal Slovenia tersebut memperoleh “kompensasi tetap sebesar 3.250.000 franc Swiss bruto” tanpa bonus, jumlah yang sama dengan tahun sebelumnya, setara dengan sekitar US$4 juta.
Sebaliknya, Sekretaris Jenderal UEFA, Theodore Theodoridis, menerima kenaikan gaji dan bonus, dengan total 2,05 juta franc Swiss (sekitar US$2,56 juta).
Kenaikan signifikan dalam dana hadiah UEFA mencerminkan keberhasilan format baru kompetisi dalam meningkatkan nilai finansial bagi klub-klub peserta. Distribusi yang lebih besar ini diharapkan dapat terus mendorong persaingan dan investasi di sepak bola Eropa, meskipun ada disparitas yang jelas antara kompetisi kasta atas dan bawah.
(SA/GN)
sumber : jamaica-gleaner.com
Leave a comment