Mental Baja Barcelona: Raja Comeback LaLiga Musim Ini
FC Barcelona kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemuncak klasemen LaLiga dengan kemenangan gemilang. Menghadapi rival langsung, Atlético Madrid, di Spotify Camp Nou, skuad asuhan Hansi Flick sukses meraih tiga poin penting. Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Álex Baena, tim Catalan ini tetap solid dan mampu membalikkan keadaan dengan meyakinkan, berkat gol-gol dari Raphinha, Dani Olmo, dan Ferran Torres.
Kemenangan comeback terbaru ini mengukuhkan posisi Barça sebagai tim paling kompetitif di LaLiga saat menghadapi situasi tertinggal. Faktanya, tidak ada tim lain di kompetisi ini yang berhasil meraih poin sebanyak Barcelona dari posisi tertinggal. Blaugrana kini telah mengumpulkan 15 poin dalam skenario ini, dari total 37 poin yang mereka raih sejauh musim ini. Angka ini jelas merefleksikan karakter, kepribadian, dan ambisi sebuah tim yang tidak mudah menyerah di bawah tekanan.
Deretan Comeback Fantastis Musim Ini
Musim ini, Barcelona telah terlibat dalam lima aksi comeback yang luar biasa:
- Melawan Atlético Madrid: Tertinggal 0-1, kemudian bangkit menjadi 3-1.
- Melawan Levante: Sempat tertinggal 2-0 di laga tandang, mereka berhasil membalikkan skor menjadi 2-3 dengan gol dari Pedri, Ferran Torres, serta gol bunuh diri Elgezabal.
- Melawan Oviedo: Mengubah keadaan dari tertinggal menjadi unggul 1-3 berkat gol-gol dari Eric Garcia, Lewandowski, dan Araujo.
- Melawan Real Sociedad: Tertinggal 0-1, Kounde dan Lewandowski menginspirasi perubahan menjadi 2-1.
- Melawan Alavés: Kombinasi apik dari Lamine Yamal dan dwigol Dani Olmo menyegel kemenangan 3-1 yang pantas.
Lima comeback ini menjadi semakin berharga mengingat konteks keseluruhan kompetisi. Dari total 16 comeback yang terjadi di LaLiga musim 2025/26, lima di antaranya dicatatkan oleh Blaugrana. Tidak ada tim lain yang berhasil melakukan lebih dari dua comeback, sebuah bukti jelas akan tingkat ketahanan dan kekuatan mental dalam skuad Barcelona di bawah arahan Flick.
Mewarisi Semangat Juara
Fenomena ini bukanlah hal baru, melainkan kelanjutan dari apa yang terlihat pada musim sebelumnya. Barcelona dinobatkan sebagai juara dengan 88 poin, 18 di antaranya berasal dari enam pertandingan di mana mereka tertinggal lebih dulu sepanjang 38 gameweek. Pertandingan-pertandingan tersebut adalah melawan Valencia, Rayo, Atlético Madrid, Celta, Valladolid, dan Real Madrid.
Setelah hanya menjalani 15 pertandingan di musim ini, tim sudah mencatatkan lima comeback. Ini terus menunjukkan bahwa semangat juang hingga akhir adalah bagian tak terpisahkan dari DNA Blaugrana. Barcelona menjelma menjadi pemimpin yang terus berkembang, merespons setiap tantangan, dan tidak pernah berhenti percaya pada kemampuannya.
(SA/GN)
sumber : www.fcbarcelona.com
Leave a comment