FC Barcelona Sabet Gelar Juara Paruh Musim LaLiga EA SPORTS
Saat jeda Natal tiba, FC Barcelona kokoh di puncak klasemen LaLiga EA SPORTS. Dengan keunggulan empat poin atas Real Madrid yang berada di posisi kedua, dan kedua klub telah memainkan 18 pertandingan, ini berarti Blaugrana dipastikan akan tetap memimpin setelah Matchday 19, yang menandai paruh tengah kompetisi. Los Azulgranas masih memiliki pertandingan kontra rival sekota RCD Espanyol, sementara Los Blancos akan menjamu Real Betis. Namun, apa pun hasil dari laga-laga tersebut, Barcelona akan tetap memegang kendali di puncak.
Dengan demikian, FC Barcelona kini resmi menyandang status sebagai “juara paruh musim”. Istilah ini diberikan kepada tim yang menempati posisi teratas di pertengahan musim liga. Ini adalah kali ke-28 Barcelona mengamankan mahkota paruh musim, dan dari kesempatan-kesempatan sebelumnya, mereka berhasil mengangkat trofi LaLiga EA SPORTS sebanyak 18 kali, atau sekitar 67% dari total tersebut.
Dominasi Historis Barcelona di Paruh Musim
Musim terbaru ketika tim Catalan ini sukses mengawinkan gelar juara paruh musim dan juara akhir musim adalah pada 2022/23. Di bawah asuhan Xavi Hernández dan dipimpin oleh Robert Lewandowski yang tampil memukau di musim pertamanya di Spanyol, skuad Barca kala itu mengumpulkan 50 poin di paruh pertama musim dan akhirnya finis di puncak dengan 88 poin, unggul 10 poin dari runner-up Real Madrid.
Sepanjang sejarah kompetisi yang dimulai pada tahun 1929 dan kini memasuki musim ke-95, 52 dari 94 juara paruh musim (55%) sebelumnya berhasil finis di posisi pertama pada akhir musim. Tren ini semakin kuat di era tiga poin per kemenangan, di mana 23 dari 30 juara paruh musim (77%) sejak 1995/96 pada akhirnya berhasil mengangkat trofi di akhir tahun.
Melihat kembali satu dekade terakhir, hanya ada beberapa musim di mana juara paruh musim gagal mempertahankan posisinya. Salah satu contoh yang paling jelas adalah musim 2019/20, musim yang sempat terhenti karena pandemi virus corona. Saat itu FC Barcelona adalah juara paruh musim, tetapi Real Madrid lah yang kemudian berhasil meraih trofi di akhir musim.
Tantangan di Sisa Musim dan Peluang Gelar Ganda
Los Azulgranas tentu bertekad untuk menghindari terulangnya nasib seperti musim 2019/20. Dengan Real Madrid yang hanya terpaut empat poin dan memiliki keunggulan head-to-head berkat kemenangan El Clásico mereka di Bernabéu, tim ibu kota masih memiliki peluang besar untuk memenangkan gelar tahun ini.
Villarreal CF dan Atlético de Madrid juga masih sangat terlibat dalam perburuan gelar. Skuad asuhan Diego Simeone berada di posisi ketiga dengan 37 poin dari 18 pertandingan, sementara Villarreal CF di posisi keempat dengan 35 poin, meskipun baru memainkan 16 pertandingan sejauh ini.
FC Barcelona akan memasuki tahun baru dengan performa cemerlang, setelah memenangkan delapan pertandingan liga terakhir mereka. Mereka mengumpulkan 24 poin dari kemungkinan 24 poin sejak kalah di El Clásico, dan mereka terlihat tak terbendung di kandang sejak kembali ke Spotify Camp Nou, di mana mereka memenangkan keempat pertandingan liga yang dimainkan sejauh ini. Jika mereka dapat terus bermain seperti yang mereka tunjukkan, mereka memiliki peluang besar untuk menjadi juara paruh musim dan juara akhir musim untuk ke-19 kalinya.
(SA/GN)
sumber : www.tribalfootball.com
Leave a comment