Tiga Poin Penting dari Kemenangan Barcelona 4-2 atas Celta Vigo
FC Barcelona menghadapi ujian berat saat bertandang ke Balaidos untuk menghadapi Celta Vigo. Ini bukanlah laga yang mudah bagi raksasa Catalan dalam beberapa musim terakhir, dan meraih kemenangan kemarin sangatlah penting.
Real Madrid yang bermain lebih dulu malam itu kehilangan poin melawan Rayo Vallecano, menambah tekanan bagi skuad asuhan Hansi Flick untuk memangkas jarak dari lima menjadi tiga poin jelang jeda internasional.
Pada akhirnya, Barcelona berhasil meraih kemenangan 4-2 berkat hat-trick Robert Lewandowski dan gol dari Lamine Yamal. Hasil ini memastikan sang juara bertahan menutup serangkaian jadwal sulit dengan manis.
Dengan hasil ini, berikut adalah tiga poin pembahasan utama dari kemenangan 4-2 Barcelona atas Celta Vigo di La Liga, Balaidos.
Kisah Dua Babak yang Kontras
Pertandingan Barcelona melawan Celta Vigo semalam dapat dibagi dengan jelas menjadi dua babak yang kontras. Babak pertama menunjukkan semua masalah yang telah dihadapi klub Catalan musim ini, dengan permainan yang cenderung terbuka dan seperti ‘basket’.
Raksasa Catalan unggul cepat lewat Lewandowski, namun langsung disamakan oleh Celta setelah lini pertahanan tinggi mereka kembali gagal. Lewandowski kembali membawa Barcelona memimpin 2-1, namun lagi-lagi keunggulan itu sirna oleh tendangan jarak jauh Iglesias yang spektakuler. Akhirnya, Lamine Yamal memberikan keunggulan 3-2 bagi tim tepat sebelum jeda turun minum.
Babak kedua menjadi kebalikan total dari babak pertama, di mana Barcelona sepenuhnya mengendalikan permainan dari awal hingga akhir. Frenkie de Jong mulai menjadi dirigen di lini tengah, tekanan ke lawan sangat tepat, dan tim asuhan Flick tidak kebobolan satu pun peluang bersih hingga menjelang injury time.
Barcelona memainkan babak kedua melawan Vigo dengan kematangan yang luar biasa. Mereka menguasai bola, bertahan dari depan, dan menunjukkan bahwa ketika mereka bermain dengan benar, tim ini masih sangat sulit dikalahkan. Ini adalah langkah maju yang disambut baik bagi klub Catalan.
Lewandowski Memang Belum Habis!
Lewandowski kini berusia 37 tahun. Kondisi fisiknya perlahan namun pasti mulai menunjukkan kerapuhan, dan cedera kini menjadi hal yang lumrah. Musim ini, ia jarang menjadi starter untuk Barcelona, hanya empat kali di La Liga.
Pemain asal Polandia itu sempat dicadangkan oleh Ferran Torres, sebagian besar karena kondisi fisiknya, namun malam itu adalah pengingat betapa berharganya ia. Sang striker veteran mengeluarkan trik-trik andalannya dan berhasil mencetak hat-trick di Balaidos.
Ancaman yang dibawa Lewandowski di kotak penalti tidak bisa diremehkan. Ia terlihat sangat tajam di depan gawang, turun jauh ke belakang, menghubungkan permainan, dan melakukan segala sesuatu yang menjadikannya salah satu striker paling ditakuti di generasinya.
Meskipun sebagian besar kampanye sejauh ini ia lewatkan, ia adalah pencetak gol terbanyak Barcelona di La Liga dengan tujuh gol dan hanya terpaut dari Kylian Mbappe. Setiap kali Anda berpikir ia sudah habis, sang phoenix bangkit dari abunya.
Frenkie De Jong yang Fantastis
Frenkie de Jong mungkin mendapatkan kartu merah, yang terbilang tidak adil, di menit-menit akhir pertandingan melawan Celta Vigo. Namun jika bukan karena itu, ada kemungkinan besar ia akan dinobatkan sebagai Man of the Match, mengungguli hat-trick hero Lewandowski.
Beberapa menit sebelum kick-off, Marc Casado harus ditarik keluar setelah mengalami sedikit ketidaknyamanan, dan Dani Olmo menggantikannya di starting XI. Ini secara efektif berarti seluruh beban untuk mengendalikan permainan jatuh pada Frenkie.
Yang terjadi selanjutnya adalah sebuah masterclass dalam penguasaan bola dan ‘la pausa’, terutama di babak kedua. Frenkie seperti seorang dalang, mengendalikan semua rekan setim di depannya, mendikte ke mana bola harus pergi dan kapan.
Ia tahu kapan harus menahan bola dan kapan harus melepaskannya. Sangat disayangkan bahwa kartu kuning kedua yang tidak beruntung menghentikan penampilan ini menjadi salah satu performa lini tengah terbaik musim ini. Barcelona pasti akan sangat merindukannya saat menghadapi Athletic Bilbao.
(SA/GN)
sumber : semprebarca.com
Leave a comment