Home Sepakbola Spanyol LaLiga Brace Griezmann Bawa ATM Sikat Levante!
LaLiga

Brace Griezmann Bawa ATM Sikat Levante!

Share
Brace Griezmann Bawa ATM Sikat Levante!
Share

Griezmann Jadi Pahlawan, Atlético Madrid Taklukkan Levante 3-1 di Kandang

Atlético Madrid melanjutkan catatan impresif mereka di kandang sendiri dengan meraih kemenangan 3-1 atas Levante UD. Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Los Rojiblancos di markas mereka dalam lanjutan liga.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan gol pembuka bagi tim tuan rumah setelah Adrian de la Fuente melakukan gol bunuh diri. Gol ini menandai rekor baru bagi Atlético, yang kini selalu mencetak gol dalam 12 pertandingan liga pertama mereka musim ini, sebuah pencapaian yang terakhir kali diraih pada tahun 1982. Namun, keunggulan Atlético tidak bertahan lama. Mantan produk akademi Atleti, Manu Sánchez, berhasil menyamakan kedudukan dengan sundulan yang tidak terkawal dari situasi corner kick, membuat skor 1-1 saat jeda.

Memasuki babak kedua, pelatih Atlético melakukan perubahan yang terbukti jitu. Antoine Griezmann yang masuk dari bangku cadangan berhasil mencetak dua gol untuk mengamankan kemenangan Atlético. Kemenangan ini didapatkan dengan skor yang sama seperti saat mereka menghadapi Union Saint-Gilloise di Liga Champions tengah pekan.

Evaluasi Pemain Atlético Madrid

Penampilan individu para pemain Atlético Madrid juga menjadi sorotan dalam laga ini:

* Di posisi penjaga gawang, Jan Oblak tampil kurang meyakinkan saat kebobolan gol penyeimbang, meskipun ia kemudian melakukan penyelamatan krusial menjelang akhir laga untuk menggagalkan upaya Goduine Koyalipou.
* Marcos Llorente menunjukkan performa solid dengan mencatatkan assist ketiganya di La Liga musim ini. Ia juga berperan penting dalam memutus serangan balik Levante dan menunjukkan fleksibilitasnya dengan bermain sebagai salah satu dari dua bek tengah di 15 menit terakhir.
* Lini belakang yang digawangi José María Giménez dan Dávid Hancko sempat lengah saat gol penyeimbang tercipta. Giménez sempat melakukan blok vital di menit ke-76 namun kemudian melakukan kesalahan yang berujung pada gol Levante yang dianulir. Hancko sendiri memberikan umpan cantik di awal laga, namun secara keseluruhan penampilannya dinilai “biasa saja” atau “ni fu ni fa”.
* Matteo Ruggeri, yang menjalani start ketiga berturut-turut, terlihat belum menemukan ritme terbaiknya. Ia kesulitan membangun koneksi dengan Álex Baena di sisi kiri dan gagal mengirimkan umpan silang yang akurat.
* Giuliano Simeone memiliki beberapa peluang, termasuk sundulan yang berhasil diselamatkan dan beberapa tembakan cepat di babak kedua. Momen terbaiknya adalah “pre-assist” untuk gol kedua Atlético.
* Koke tampil apik di lini tengah, menunjukkan bahwa karirnya masih jauh dari usai dengan bermain baik bersama tiga mitra gelandang yang berbeda. Kapten tim ini tidak melakukan kesalahan yang signifikan.
* Pablo Barrios, yang bermain di posisi sangat maju, melewatkan peluang emas di 10 menit pertama. Salah satu pergerakannya berkontribusi pada gol pembuka, namun posisinya seringkali bertabrakan dengan area yang diinginkan Llorente dan Giuliano.
* Álex Baena awalnya kesulitan di sisi kiri, namun setelah dipindahkan ke tengah lapangan, ia langsung memberikan umpan progresif yang berujung pada gol. Perubahan posisi ini menunjukkan potensi Baena untuk berperan lebih sentral.
* Julián Alvarez tidak berhasil menambah koleksi tujuh gol liganya. Meskipun ia masih melakukan pressing dan kerja keras seperti biasa, ia gagal memanfaatkan peluang yang akhirnya jatuh ke Griezmann untuk gol kedua. Penunjukannya sebagai MVP pertandingan memicu pertanyaan, karena dianggap lebih didasarkan pada popularitas.
* Alexander Sørloth sangat terlibat di fase awal, namun strategi tim untuk mengandalkan sundulannya tidak berjalan efektif. Ia hanya berhasil menyambut satu dari 30 umpan silang di babak pertama.
* Thiago Almada menunjukkan kualitas individualnya dengan kemampuan memotong ke tengah kotak penalti dan melancarkan tembakan. Ia adalah tipe pemain yang bisa membuka pertahanan rapat lawan.
* Antoine Griezmann menjadi penentu kemenangan dengan brace-nya dari bangku cadangan. Dua golnya, meski dari jarak dekat, menunjukkan naluri golnya yang tajam dan semakin mendekatkan ia ke angka 200 gol untuk klub.
* Nico González dan Conor Gallagher masuk sebagai pemain pengganti. Nico González hanya bermain sebentar. Sementara itu, Nahuel Molina, yang juga masuk dari bangku cadangan, langsung mendapatkan kartu kuning lima menit setelah masuk lapangan akibat pelanggaran keras.

Baca juga:  Tottenham vs Villa: Rebutan Bintang La Liga, Pas Buat Spurs?

Konteks Kemenangan

Kemenangan ini menegaskan dominasi Atlético Madrid di kandang dan menjadi dorongan penting dalam persaingan La Liga. Performa gemilang Antoine Griezmann setelah masuk dari bangku cadangan juga menunjukkan kedalaman skuad serta kemampuan pelatih untuk melakukan penyesuaian taktik yang efektif di tengah pertandingan. Dengan konsistensi di kandang, Atlético berharap dapat terus bersaing di papan atas klasemen.

(SA/GN)
sumber : www.intothecalderon.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Flick buktikan diri legendaris Barcelona, lebih bersinar dari Guardiola!

Flick menunjukkan kualitas legendarisnya di Barcelona, menampilkan permainan yang lebih mengesankan dibandingkan...

Penilaian mengejutkan tentang keputusan wasit di laga Atlético vs Barcelona!

Keputusan wasit dalam laga Atlético vs Barcelona mengejutkan banyak pihak. Sorotan tajam...

Cancelo: Atlético Madrid seagresif pelatihnya!

Cancelo menyatakan bahwa Atlético Madrid mengadopsi filosofi agresif pelatihnya, menciptakan dinamika permainan...

Barça Kejutan La Liga, Real dalam Kekacauan!

Barça mengejutkan La Liga dengan penampilan gemilang, sementara Real Madrid terjerat dalam...