Home Sepakbola Spanyol LaLiga Buka Suara untuk Media: 16 Desember!
LaLiga

Buka Suara untuk Media: 16 Desember!

Share
Buka Suara untuk Media: 16 Desember!
Share

Analisis Mendalam: Membedah Dinamika Real Madrid dan Lingkaran Media

Di tengah hiruk pikuk dunia sepak bola modern, terutama yang mengelilingi klub sekelas Real Madrid, lanskap media menjadi semakin kompleks. Tahun 2025 telah memperlihatkan bagaimana istilah "berita palsu" disalahgunakan, tidak hanya untuk menyerang jurnalis yang kredibel tetapi juga untuk menyebarkan narasi tertentu. Hal ini diperparah oleh pemimpin populis, peningkatan penggunaan media sosial, dan kecenderungan manusia untuk hanya memercayai apa yang ingin mereka percayai.

Kita juga memahami bahwa "engagement" adalah raja dalam siklus berita 24/7, di mana kebosanan berita sederhana tidak akan bisa menghidupi ribuan orang. Namun, terkait Real Madrid dalam lima tahun terakhir, sebagai komunitas, kita perlu lebih cermat dan konsisten dalam memilih apa yang kita konsumsi, sekaligus memahami nuansa klub kita dan bagaimana mereka turut memicu histeria ini.

Pembahasan ini akan kita bagi menjadi tiga bagian utama: 1) asal mula berita terkini, 2) peran klub dalam menciptakan narasi ini, dan 3) peran kita sendiri sebagai konsumen berita.

Mengurai Kebisingan Media: Sumber Berita dan Kredibilitasnya

Banyak dari perdebatan ini berakar dari berita-berita terbaru, seperti dugaan ultimatum dewan direksi kepada Xabi Alonso atau kabar negatif tentang beberapa pemain favorit kita seperti Vinicius Jr., Federico Valverde, dan Jude Bellingham. Dalam hal ini, banyak pengamat setuju bahwa ada sejumlah besar outlet media yang cenderung membesar-besarkan kebenaran.

Sumber-sumber seperti MARCA, AS (terkadang ditulis sebagai DiarioAS), El Chiringuito, El Fichaje, Defensa Central, OKDiario, atau media-media yang terafiliasi dengan Catalunya (misalnya El Mundo) seringkali memunculkan informasi yang dilebih-lebihkan. Media-media inilah yang kerap dikutip oleh akun-akun "agregator" berita seperti MadridZone dan MadridXtra di media sosial.

Penting untuk dipahami bahwa istilah kuncinya adalah "melebih-lebihkan" (embellish), yang berarti "membuat sesuatu lebih menarik dengan penambahan detail atau fitur dekoratif." Ini berbeda dengan "mengarang" cerita. Kami secara pribadi jarang mencari berita dari outlet besar ini, dan selalu memastikan untuk membaca artikel secara keseluruhan daripada hanya mengandalkan tangkapan layar di Twitter, karena outlet-outlet ini memang dikenal suka "menambahkan detail dekoratif" untuk membuat cerita lebih "menarik."

Namun, jika beberapa sumber seperti AS, MARCA, La Ser, ESPN, dan The Athletic (dimiliki oleh The New York Times) semuanya melaporkan cerita mendasar yang sama, itu patut dicatat. Sangat tidak mungkin mereka semua berkumpul untuk mengarang narasi bahwa Xabi mungkin akan dipecat. Informasi ini kemungkinan besar "disalurkan" ke semua outlet tersebut, terlepas dari tingkat reputasi mereka, oleh seseorang.

Baca juga:  Barca Wajib Menang! Misi Bangkit Xavi di Kandang.Jangan Remehkan Alaves! Bisa Bikin Barca Terpeleset?Sorotan ke Lewandowski, Siapa Jagoan Alaves Malam Ini?

Untuk referensi, jurnalis yang dianggap paling dapat dipercaya adalah Mario Cortegana (The Athletic) dan Arancha Rodriguez (COPE — ketika ia berbicara, informasi tersebut seringkali datang langsung dari dewan klub). Jurnalis lain yang patut diperhatikan antara lain Santi Aouna (untuk laporan terkait Prancis), David Ornstein (untuk berita Liga Primer), Gustavo Hofman (ESPN — sangat andal untuk berita pemain Brasil di Real Madrid, karena mereka sering berbicara dengannya), dan Rodra (ESPN — telah tumbuh dalam keandalan dalam 1-2 tahun terakhir).

Seperti yang pernah diutarakan seorang pengamat, "MARCA hanya bisa diandalkan ketika kamu ingin ia diandalkan." Ini menyoroti betapa seringnya standar penilaian kita terhadap kredibilitas media bersifat subjektif.

Peran Klub dalam Narasi Media

Kita sebagai penggemar Real Madrid perlu memahami bahwa klub, seperti banyak klub lain, mengontrol akses reporter ke institusi dan dalam banyak hal, mata pencaharian mereka. Klub memiliki kemampuan untuk memberikan informasi kepada reporter mengenai seluk-beluk klub, serta untuk melarang reporter yang tidak melaporkan informasi yang menguntungkan Real Madrid. Hal ini telah terjadi berkali-kali, seperti yang dilakukan Sir Alex Ferguson yang melarang BBC selama tujuh tahun dari Manchester United.

Sebagai contoh konkret di Real Madrid, kita bisa melihat kembali surat pengunduran diri Zinedine Zidane, di mana ia secara sengaja menyatakan bahwa surat itu "bocoran pesan yang disengaja." Siapa yang diuntungkan dari membocorkan pesan semacam ini? Dan apakah ini bukan pola yang berulang? Bukankah ini juga terjadi pada era kedua Carlo Ancelotti, di mana ada pesan pada tahun 2021 yang menyatakan Carlo akan dipecat jika ia tidak menang? Apakah ini terlihat seperti norma Real Madrid?

Pertanyaan lain yang muncul adalah: jika laporan-laporan ini jelas-jelas merusak lingkungan tim dan performa di lapangan, mengapa klub tidak membantah laporan-laporan tersebut? Beberapa mungkin berargumen bahwa klub tidak punya waktu untuk membantah setiap laporan sensasional, dan itu benar. Namun, ketika setiap outlet besar membicarakan manajer Anda yang akan dipecat jika tidak memenangkan pertandingan berikutnya, tentunya klub bisa menyempatkan diri untuk mengeluarkan pernyataan singkat, bukan? Klub bahkan secara resmi membantah pernyataan tentang pengejaran Kylian Mbappe pada tahun 2023.

Jelas, hal ini bisa dan pernah dilakukan sebelumnya. Namun, yang kita lihat justru semacam "permainan PR" yang dilakukan klub untuk melihat manajer mana yang akan bertahan. Minggu lalu, ada rumor Zidane/Klopp, lalu Arbeloa yang kurang mendapat dukungan penggemar, dan kemudian Santiago Solari. Di tengah kekacauan ini, yang ada hanyalah keheningan resmi dari klub.

Baca juga:  Arda Güler: 7 assist Real Madrid, semua cuma ke satu pemain!

Tanggung Jawab Penggemar sebagai Konsumen Media

Sebagai penutup, sangat penting bagi kita untuk mengelola bentuk media yang kita konsumsi, layaknya mengelola pola makan seimbang. Pertama dan terpenting, Madrid Zone dan Madrid Xtra adalah agregator yang sangat bias dan tidak akurat. Oleh karena itu, bacalah artikel lengkap, bukan hanya kutipan atau judul. Kedua agregator ini seringkali tidak bisa menerjemahkan bahasa Spanyol dengan benar. Madrid Zone jarang memposting artikel yang menyoroti Vinicius Jr. dalam sudut pandang negatif, dan MadridXtra melakukan hal yang sama untuk Federico Valverde/Jude Bellingham. Jika diperhatikan, mereka hanya "terpaksa" memposting tentang pemain favorit dalam cahaya suboptimal, dibandingkan dengan pemain seperti Rodrygo, Alaba, Mendy, atau Endrick yang langsung diberitakan dengan cepat jika ada kabar buruk. Ini masuk akal, karena "agregator" ini hanyalah akun penggemar. Jadi, perlakukan mereka sebagai akun penggemar. (Catatan: @RMadridInfo adalah penerjemah dan terkadang agregator yang sangat akurat, namun mereka merilis info dengan lambat, yang mungkin justru lebih baik.)

Kedua, dan ini penting, bacalah artikel lengkap dengan cermat dan perlahan. Kita memiliki masalah epidemi membaca ceroboh, jadi luangkan waktu untuk melakukannya. Ketiga, dan menurut kami yang paling penting, jadilah konsisten. Jika Anda menganggap AS/Marca tidak dapat diandalkan hari ini, maka anggaplah mereka tidak dapat diandalkan besok. Jika Anda berpikir semua reporter sensasional, maka anggaplah semua reporter sensasional dan tidak dapat dipercaya.

Sayangnya, konsistensi inilah yang kerap menjadi masalah di kalangan penggemar. Suatu hari kita tidak percaya Fede bisa kesal bermain sebagai bek kanan, tetapi kemudian meributkan bahwa Rodrygo menolak bermain sebagai sayap kanan. Hari lain, Jude (yang mungkin memiliki masalah di Inggris) tidak bisa menjadi masalah potensial di ruang ganti, tetapi kemudian Vinicius dianggap sebagai inkarnasi kejahatan murni.

Seperti yang pernah diutarakan Juninho, "Berita hanya bisa diandalkan ketika kamu ingin ia diandalkan." Ini adalah refleksi kritis tentang bagaimana bias kita sendiri seringkali membentuk persepsi kita terhadap kebenaran. Mengelola konsumsi media dengan bijak adalah kunci untuk membentuk pemahaman yang lebih akurat dan sehat tentang klub yang kita cintai.

(SA/GN)
sumber : www.managingmadrid.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

VIDEO Celta Vigo 2-0 Mallorca | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Celta Vigo 2-0 Mallorca | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video:...

VIDEO Villarreal 2-1 Valencia | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Villarreal 2-1 Valencia | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video: Saksikan...

VIDEO Atletico Madrid 4-2 Espanyol | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Atlético Madrid 4-2 Espanyol | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video:...

VIDEO Osasuna 2-1 Real Madrid | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Osasuna 2-1 Real Madrid | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video:...