Real Madrid Bungkam Barça di EuroLeague: Malam Penuh Frustrasi di Palau Blaugrana
Barcelona harus mengakui keunggulan rival abadinya, Real Madrid, dengan skor 92-101 dalam pertandingan EuroLeague putaran kesembilan. Hasil ini tentu saja memicu frustrasi di kalangan penggemar Barça, mengingat tim tertinggal sejak awal dan, meskipun telah berjuang keras, tak pernah mampu sepenuhnya kembali ke dalam permainan.
Dari Penghormatan Abrines hingga Kuarter Pembuka yang Pahit
Momen indah sebelum pertandingan dimulai – yang ditandai dengan penghormatan emosional kepada Álex Abrines menyusul keputusannya untuk pensiun musim panas lalu – sayangnya dengan cepat berubah menjadi kekecewaan bagi para penggemar setia Barça. Satu-satunya catatan positif di kuarter pertama adalah kembalinya Laprovittola setelah pulih dari cedera. Namun, dari tembakan tiga angka pembuka Campazzo yang memantul masuk, hingga buzzer-beaternya dari tengah lapangan di akhir kuarter, sepuluh menit pertama adalah penderitaan bagi Barça.
Meskipun statistik ofensif Barça tidak buruk, lini pertahanan mereka kesulitan menemukan cara untuk menghentikan Hezonja, Campazzo, dan Lyles. Skor di akhir kuarter pertama, 24-34, menyisakan sedikit ruang untuk optimisme. Rentetan 0-5 dari Madrid di awal kuarter kedua membuat tim tamu semakin menjauh, dan anak asuh Peñarroya kemudian mengandalkan Jan Vesely, yang menjadi tumpuan utama dalam mencetak angka.
Vesely, Pemimpin di Lini Serang
Dengan Vesely yang mencetak angka baik dari area dalam maupun luar busur, Punter dan Clyburn juga ikut berkontribusi – Punter dengan tembakan tiga angka dan Clyburn dengan dunk yang memaksa Scariolo mengambil timeout. Namun, sekali lagi, Madrid merespons dengan empat angka beruntun untuk mengembalikan keunggulan 15 poin, meninggalkan Barça dengan perjuangan berat yang sama (37-52).
Vesely kembali mencetak angka di atas Tavares, dan Punter menambahkan tembakan tiga angka untuk memangkas selisih menjadi delapan poin (48-56). Setelah upaya defensif yang kuat, Barça gagal memanfaatkannya menjadi angka, sementara Madrid berhasil, menggembosi upaya kebangkitan tepat sebelum jeda paruh waktu (48-58). Babak kedua menjadi perjuangan konstan bagi Barça untuk mengejar ketertinggalan.
Takluk di Kandang Sendiri
Setelah beberapa menit selanjutnya dengan permainan Barça yang kurang presisi, Real Madrid menutup kuarter ketiga dengan mengembalikan keunggulan terbesar mereka, enam belas angka, pada skor 81-65. Mereka bahkan memulai periode terakhir dengan memperlebar jarak menjadi delapan belas poin. Namun, dari luar busur, Brizuela dan Punter (dengan play 3 poin) berhasil menyalakan secercah harapan. Ketika Clyburn membawa Barça mendekat hingga sembilan poin pada 92-83, sebuah pelanggaran unsportsmanlike yang kontroversial – diprotes keras oleh penonton di Palau dan pelatih Peñarroya – pada akhirnya menyegel nasib El Clásico ini.
Pada akhirnya, kekalahan 101-92 ini menyisakan kesempatan bagi Barça untuk bangkit dengan meraih kemenangan pada Minggu ini di Girona. Setelah itu, mereka akan menghadapi pekan sibuk dengan dua pertandingan EuroLeague lainnya: tandang melawan Bayern pada 12 November, dan kandang melawan Virtus pada 14 November. Para penggemar bisa menyaksikan pertandingan EuroLeague melalui layanan streaming berbayar resmi seperti Vidio atau Mola TV. Pastikan untuk memeriksa jadwal resmi untuk waktu tayang yang tepat dalam WIB.
STATISTIK PERTANDINGAN
Barça: 92
Real Madrid: 101
Barça: Satoransky (7), Punter (18), Clyburn (19), Shengelia (13) dan Vesely (15) – starter – Cale (2), Norris (-), Brizuela (3), Hernangómez (3), Fall (0), Laprovittola (10) dan Parra (2).
Real Madrid: Campazzo (15), Abalde (2), Deck (4), Lyles (29) dan Tavares (7) – starter – Okeke (3), Hezonja (15), Maledon (12), Garuba (5), Llull (0), Feliz (9) dan Len (0).
Skor Per Kuarter: 24-34, 24-24, 21-27, 23-16.
(SA/GN)
sumber : www.fcbarcelona.com
Leave a comment