Cristiano Ronaldo: Lebih Mudah Cetak Gol di La Liga Dibanding Saudi
Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, masih menunjukkan performa gemilang bersama Al-Nassr di Arab Saudi, meskipun telah menginjak usia 40 tahun pada Februari lalu. Sejauh musim ini, ia telah mencetak sembilan gol dalam sepuluh penampilan di semua kompetisi. Namun, Ronaldo meyakini bahwa rekor golnya bisa jauh lebih baik jika ia masih bermain di kompetisi sepak bola Spanyol.
Pernyataan Kontroversial Ronaldo
Ronaldo sempat berbicara dalam sebuah wawancara dengan tokoh televisi Inggris, Piers Morgan, pada awal pekan ini. Dalam kesempatan tersebut, Ronaldo menyatakan pandangannya yang cukup mengejutkan terkait perbandingan standar liga. Mengutip Fabrizio Romano, Ronaldo secara terang-terangan mengatakan bahwa standar sepak bola di Arab Saudi saat ini lebih tinggi daripada La Liga.
“Bagi saya, lebih mudah mencetak gol di Spanyol, di La Liga, daripada mencetak gol di Saudi.”
Pernyataan ini tentu menarik perhatian, mengingat pengalaman panjang dan suksesnya di kedua liga tersebut.
Masa Keemasan di Real Madrid
Selama sembilan musim penuh trofi bersama Real Madrid antara 2009 dan 2018, Cristiano Ronaldo menjelma menjadi mesin gol yang tak terbendung. Ia berhasil mencatatkan 450 gol hanya dalam 438 penampilan. Ronaldo percaya bahwa level permainannya masih sama seperti saat itu, meski kini usianya sudah tujuh tahun lebih tua.
Perdebatan Standar Liga yang Sulit Ditentukan
Perbincangan mengenai standar La Liga memang sering muncul dalam beberapa musim terakhir, terutama dengan adanya tantangan yang dihadapi tim-tim Spanyol di kompetisi Eropa. Meskipun rekor gol Ronaldo di Real Madrid jauh lebih superior dibandingkan di Al-Nassr saat ini, perlu diingat bahwa periode di Santiago Bernabeu adalah puncak kariernya. Oleh karena itu, perbandingan langsung dengan masa kini di Arab Saudi menjadi tidak sepenuhnya setara.
Menariknya, apa yang dikatakan Ronaldo tentang lebih mudah mencetak gol di Spanyol mungkin tidak berlaku bagi sebagian pemain lain. Ambil contoh Joao Felix, yang banyak kesulitan selama waktunya di Atletico Madrid dan Barcelona. Namun, kini di Al-Nassr, ia berhasil mencetak 13 gol dalam 15 pertandingan, menunjukkan adaptasi dan performa yang lebih baik.
Pada akhirnya, perdebatan mengenai standar liga mana yang lebih sulit untuk mencetak gol memang sulit untuk didefinisikan secara pasti. Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa La Liga tetap menjadi salah satu liga terbaik di dunia. Akan menarik untuk melihat apakah Ronaldo akan kembali ke La Liga sebelum gantung sepatu, di mana ia bisa mencoba membuktikan pernyataannya tersebut.
(SA/GN)
sumber : www.football-espana.net
Leave a comment