Kemenangan Real Madrid Tercoreng Insiden Rasisme dan Hinaan di San Mames
Real Madrid sukses meraih tiga poin penting saat bertandang ke markas Athletic Club di San Mames semalam. Namun, kemenangan tersebut tercoreng oleh insiden tidak terpuji di tribun penonton, baik selama pertandingan maupun di luar lapangan.
Los Blancos tampil dominan dan sukses mengamankan tiga poin penuh dengan nyaman. Sayangnya, jalannya pertandingan diwarnai oleh kejadian kurang menyenangkan di bangku penonton. Sebagian suporter tuan rumah melontarkan ejekan yang melampaui batas kepada Real Madrid dan sejumlah pemain seperti Vinicius Jr. serta Raul Asencio. Kejadian ini bahkan telah dikonfirmasi dalam laporan resmi La Liga yang mengecam nyanyian tersebut.
Berbagai Kejadian Tidak Terpuji
Dalam laporan yang dikeluarkan oleh badan resmi La Liga, beberapa pendukung tuan rumah memulai pertandingan dengan nyanyian ‘Real Madrid sialan, Real Madrid sialan’ pada menit pertama. Nyanyian serupa diulang tiga menit kemudian, dan juga terdengar di akhir babak pertama serta awal babak kedua.
Sejumlah nyanyian juga secara spesifik menargetkan Vinicius Jr., termasuk teriakan yang memanggilnya ‘bodoh’, ‘idiot’, bahkan ‘Vinicius subnormal’. Nyanyian rasis yang jelas ini terdengar sebanyak tiga kali, yakni pada menit ke-19, ke-57, dan ke-76 pertandingan.
Pemain lain yang menjadi sasaran pelecehan terbuka oleh penggemar adalah Raul Asencio, yang ironisnya tidak menjadi starter dan baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-55. Tepat ketika ia masuk lapangan, ejekan mulai berdatangan, secara spesifik menyatakan, ‘Asencio mati, Asencio pemerkosa.’
Pihak Athletic Club segera menyadari insiden tersebut dan langsung mengirim pesan melalui papan skor video dalam bahasa Basque dan Spanyol. Pesan tersebut meminta para penonton untuk menahan diri dari nyanyian ofensif dan menghormati para pemain di lapangan.
Kini, publik menanti tindakan tegas apa yang akan diambil. Apalagi, ini bukan kali pertama Real Madrid dan para pemainnya menghadapi situasi serupa. Konsekuensinya, tentu saja, haruslah serius dan setimpal agar insiden seperti ini tidak terulang di masa depan. Kejadian ini sekali lagi menyoroti masalah rasisme dan pelecehan dalam sepak bola Spanyol yang memerlukan penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.
(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment