Chelsea Pesta Gol di Stamford Bridge, Hancurkan Barcelona 3-0 di Liga Champions
London, Inggris – Chelsea tampil perkasa dan berhasil menggasak tamunya, Barcelona, dengan skor meyakinkan 3-0 dalam laga kelima fase grup UEFA Champions League musim 2025-26 di Stamford Bridge. Kemenangan telak ini menjadi respons positif The Blues di kandang sendiri.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Peluit kick-off dibunyikan, menandai dimulainya pertandingan antara Chelsea dan Barcelona. Atmosfer di Stamford Bridge begitu luar biasa, dengan dukungan penuh dari para penggemar tuan rumah. Sejak awal, Chelsea mencoba mengambil inisiatif serangan. Enzo Fernandez sempat mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan bola muntah dari sepak pojok, namun gol tersebut dianulir karena adanya handball dari rekan setimnya.
Barcelona juga tidak tinggal diam. Ferrán Torres memiliki peluang emas untuk membuka keunggulan setelah menerima bola di dalam kotak penalti, namun tembakannya hanya mengenai tiang gawang, membuat skor tetap 0-0.
Memasuki pertengahan babak pertama, Chelsea mulai meningkatkan intensitas. Alejandro Garnacho dan Estêvão mulai menunjukkan kombinasi apik di lini serang. Tekanan yang terus-menerus membuahkan hasil pada menit ke-30-an. Sebuah gol bunuh diri dari bek Barcelona, Jules Koundé, membawa Chelsea unggul 1-0. Koundé tak sengaja mendorong bola ke gawang sendiri setelah tembakan Pedro Neto terdefleksi Eric García.
Situasi semakin rumit bagi Barcelona ketika bek andalan mereka, Ronald Araújo, menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Marc Cucurella. Araújo yang sebelumnya telah mendapat kartu kuning di awal laga, terpaksa diusir wasit dari lapangan. Barcelona harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan. Kartu kuning juga sempat diberikan kepada bek Chelsea, Malo Gusto, karena menarik kaus Alejandro Balde.
Wasit kemudian meniup peluit panjang, mengakhiri babak pertama dengan keunggulan tipis 1-0 untuk Chelsea.
Jalannya Pertandingan Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan pergantian pemain. Chelsea menarik Malo Gusto dan memasukkan Andrey Santos, sementara Barcelona mengganti Ferrán Torres dengan Marcus Rashford. Barcelona yang bermain dengan 10 pemain berusaha mencari cara untuk membalikkan keadaan, namun Chelsea tetap tampil dominan.
Di menit ke-50-an, Chelsea kembali memperlebar keunggulan. Penyerang muda Brasil, Estêvão, mencetak gol indah. Ia menusuk ke dalam kotak penalti, melewati beberapa bek Barcelona, sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang yang tak mampu dijangkau Joan García. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Chelsea.
Meski sudah unggul dua gol, Chelsea tidak mengendurkan serangan. Pergantian pemain terus dilakukan oleh pelatih Enzo Maresca untuk menjaga intensitas. Liam Delap masuk menggantikan Alejandro Garnacho di lini serang. Barcelona mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Andreas Christensen dan Raphinha, namun dominasi Chelsea tetap terasa.
Peluang terbaik Barcelona di babak kedua datang dari Raphinha. Ia berhasil masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras mendatar ke arah kanan gawang, namun kiper Robert Sánchez melakukan penyelamatan gemilang, menepis bola keluar.
Chelsea akhirnya menutup pesta gol mereka. Liam Delap berhasil mencetak gol ketiga setelah menerima umpan matang dari Enzo Fernández di dalam kotak penalti. Delap menuntaskan umpan tersebut dengan menempatkan bola di tengah gawang. Skor 3-0 membuat Chelsea nyaman di sisa laga.
Menjelang akhir pertandingan, pelatih Chelsea melakukan dua pergantian terakhir, memasukkan Tyrique George dan Joshua Acheampong menggantikan Reece James dan Estêvão. Wasit menambahkan tiga menit waktu tambahan sebelum akhirnya meniup peluit panjang, memastikan kemenangan telak Chelsea 3-0 atas Barcelona.
Statistik Kunci Pertandingan
- Skor Akhir: Chelsea 3-0 Barcelona
- Pencetak Gol Chelsea: Jules Koundé (OG), Estêvão, Liam Delap
- Kartu Merah: Ronald Araújo (Barcelona)
- Penyelamatan Penting: Robert Sánchez (Chelsea), Joan García (Barcelona)
- Gol yang Dianulir Chelsea: 3 (Enzo Fernandez 2x, Andrey Santos 1x)
Dampak Hasil Pertandingan
Kemenangan telak ini menjadi modal berharga bagi Chelsea di grup Liga Champions. Tiga poin penuh di kandang sendiri menunjukkan kedalaman skuad dan strategi jitu dari pelatih Enzo Maresca. Di sisi lain, kekalahan telak ini menjadi pukulan berat bagi Barcelona, terutama dengan adanya kartu merah Ronald Araújo. Pelatih Hansi Flick akan memiliki tugas berat untuk memulihkan semangat tim dan mengevaluasi strategi menjelang laga-laga berikutnya di kompetisi Eropa.
(SA/GN)
sumber : www.vavel.com
Leave a comment