Marcelo Ungkap Pemain Barcelona yang Ia Inginkan di Real Madrid: Bukan Lamine Yamal!
Marcelo Vieira mungkin telah gantung sepatu dari dunia profesional, namun namanya tetap ramai diperbincangkan dalam kancah sepak bola. Dengan perannya yang semakin besar dalam dunia konten kreator dan keterlibatannya di Kings League besutan Gerard Piqué, mantan bek kiri Real Madrid ini kerap melontarkan opini yang menarik perhatian, terutama jika menyangkut rival abadi, Barcelona dan Real Madrid.
Dalam sebuah penampilan terbarunya di kanal YouTube DjMaRiiO, Marcelo dihadapkan pada pertanyaan klasik yang selalu memancing perdebatan: “Jika ia bisa merekrut satu pemain FC Barcelona untuk Real Madrid, siapa yang akan ia pilih?”
Marcelo memberikan jawaban yang mengejutkan banyak pihak.
“Saat ini saya akan merekrut Pedri untuk Madrid. Dia memiliki hal-hal kecil yang terasa sangat Madrid,” ujar Marcelo. Ia mengakui, “semua orang mungkin akan menyebut Lamine,” namun ia menambahkan, “Saya pikir Pedri akan menjadi rekrutan yang lebih baik.”
Komentar ini muncul saat Pedri tengah berjuang kembali ke performa terbaiknya setelah pulih dari cedera. Meskipun kerap diganggu cedera, pemain asal Kepulauan Canary ini tetap menjadi salah satu pemain paling berharga bagi Barcelona, dikagumi di seluruh Spanyol atas kemampuannya mengontrol tempo permainan, kecerdasannya di ruang sempit, dan pengaruhnya dalam pertandingan tanpa harus selalu menjadi sorotan utama.
Pernyataan Marcelo ini memicu perdebatan di kalangan penggemar, terutama karena Lamine Yamal secara luas dianggap sebagai bintang muda Barcelona yang paling menonjol dan salah satu penyerang muda paling menjanjikan di Eropa. Namun, Marcelo membingkai pilihannya berdasarkan keseimbangan dan kontrol lini tengah, bukan semata-mata pada kemampuan menyerang. Profil Pedri ini diyakini banyak pihak akan sangat cocok dengan kebutuhan lini tengah Real Madrid.
Karier Baru Sang Legenda di Kings League
Di luar pembahasan panas soal Barça-Madrid, wawancara ini juga menyoroti perkembangan karier Marcelo pasca pensiun. Dalam beberapa bulan terakhir, ia menjadi sosok reguler dalam ekosistem Kings League, menjabat sebagai presiden Skull FC bersama kreator konten Plex. Berbeda dengan presiden klub lain yang berprofil tinggi, Marcelo mengambil langkah lebih jauh dengan kembali merumput sendiri.
Berdasarkan pengumuman resmi liga, Marcelo melakoni debutnya di Kings League pada akhir Oktober lalu, bermain untuk Skull FC dalam laga melawan Rayo de Barcelona. Keputusan ini dilaporkan diambil setelah timnya kesulitan beradaptasi dengan format unik kompetisi, mendorong Marcelo untuk memberikan kepemimpinan dan kualitas di lapangan.
Marcelo terus membuktikan bahwa meskipun karier profesionalnya sebagai pemain telah usai, semangat dan kontribusinya terhadap sepak bola masih tetap menyala, baik melalui opini tajamnya maupun keterlibatannya langsung dalam kompetisi baru seperti Kings League.
(SA/GN)
sumber : www.barcablaugranes.com
Leave a comment