Inter Tumbang di Derby Milan, Marcus Thuram Akui Transisi Cepat Rossoneri Mirip Real Madrid
Penyerang Inter Milan, Marcus Thuram, mengakui timnya terkecoh oleh serangan balik tajam AC Milan dalam kekalahan derby 1-0 di San Siro. Ia bahkan membandingkan transisi cepat rival sekota mereka dengan tim raksasa Spanyol, Real Madrid.
Gol semata wayang Christian Pulisic menjadi penentu, memastikan Milan meraih tiga poin penting dalam laga yang penuh perjuangan. Sementara itu, Inter kesulitan mengkonversi peluang, termasuk sundulan Thuram yang berhasil digagalkan dengan penyelamatan gemilang oleh kiper Milan, Mike Maignan.
Reaksi Thuram atas Kekalahan Derby
Berbicara kepada DAZN, Thuram merefleksikan momen peluangnya yang gagal dan keseluruhan pertandingan. Penyerang asal Prancis itu mengakui seharusnya bisa berbuat lebih baik dengan peluang sundulannya tersebut.
“Mungkin saya seharusnya mengarahkan bola ke tiang dekat, bukan tiang jauh,” ujarnya.
Penyelamatan reaksi cepat Maignan pada akhirnya menggagalkan Inter untuk mendapatkan lifeline dalam pertandingan ketat di mana efisiensi menjadi pembeda krusial.
Perbandingan Milan dengan Real Madrid
Meskipun frustrasi, Thuram menegaskan tidak ada kepanikan di ruang ganti tim. Ia menekankan bahwa Inter akan menganalisis kekalahan ini secara internal, di bawah arahan Cristian Chivu.
“Saya tidak bisa benar-benar menjelaskannya. Dengan Chivu kami akan menemukan solusi, dia bagus dan memberi kami nasihat. Ini bulan November, dan meskipun ini pertandingan penting, masih banyak pertandingan yang harus dimainkan,” jelas Thuram.
Sang striker juga menyoroti gaya bermain Inter yang berbasis penguasaan bola sebagai sesuatu yang secara alami membuat mereka rentan terhadap transisi lawan jika tidak dieksekusi dengan sempurna. Dalam memuji kemampuan Milan menyerang balik, ia mengatakan:
“Dengan cara kami bermain, dengan bola, kami harus menghindari serangan balik. Milan, seperti Real Madrid, adalah tim terkuat di Eropa dalam serangan balik. Kami memainkan pertandingan yang serius. Kami berada di jalur yang benar, meskipun kami tidak senang.”
Tetap Optimis dan Percaya Proses
Thuram mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan kembali kepercayaannya pada skuad dan staf pelatih, mendesak para pendukung untuk tetap tenang setelah derby yang mengecewakan.
“Yang penting adalah memiliki keyakinan pada diri sendiri, pada pelatih dan pada proyeknya. Satu kekalahan tidak mengubah segalanya. Kami berada di jalur yang benar, selalu ada ruang untuk berkembang, tidak semua harus dibuang,” pungkas Thuram.
Kekalahan dalam derby memang menyakitkan, namun Inter Milan harus segera bangkit dan fokus pada pertandingan selanjutnya untuk mempertahankan performa mereka di sisa musim kompetisi yang masih panjang.
(SA/GN)
sumber : sempreinter.com
Leave a comment