Minat Real Madrid Hantui Masa Depan Diogo Dalot di Manchester United
Perencanaan jangka panjang Manchester United diam-diam mulai menjadi sorotan menyusul kabar terbaru seputar Diogo Dalot. Bek berusia 26 tahun ini telah menjadi sosok yang dapat diandalkan di bawah beberapa manajer, namun masa depannya kini menjadi diskusi internal seiring Real Madrid mengincar dengan pandangan jangka panjang.
Real Madrid dikabarkan tertarik untuk merekrut Diogo Dalot dalam kesepakatan pada tahun 2026. Kesadaran akan minat ini telah masuk langsung ke dalam proses pengambilan keputusan di Old Trafford. Jason Wilcox, yang kini menjabat sebagai direktur sepak bola, dikabarkan sedang mempertimbangkan apakah Dalot tetap menjadi bagian dari siklus kontrak United berikutnya atau apakah nilai transfernya bisa direalisasikan saat minat pasar sedang kuat.
Diskusi Internal di Old Trafford
Garisfinish.com memahami bahwa masa depan jangka panjang Dalot sedang dibahas secara internal oleh Manchester United. Klub telah menyadari adanya potensi minat terhadap pemain internasional Portugal tersebut. Pembingkaian ini penting; United tidak bereaksi terhadap tawaran, melainkan secara proaktif menilai bentuk skuad, gaji, dan kecocokan taktis di bawah potensi manajer baru seperti Ruben Amorim.
Perwakilan Dalot sendiri telah mendekati Manchester United untuk membuka pembicaraan mengenai kontrak baru pada tahun 2026, meskipun kontraknya saat ini baru berakhir pada 2028 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Pendekatan ini menuntut kejelasan. Kesepakatan baru kemungkinan akan datang dengan kenaikan gaji, dan Wilcox beserta timnya kini mengevaluasi apakah komitmen tersebut sejalan dengan visi jangka menengah klub.
Mengapa Real Madrid Tetap Tertarik?
Minat Madrid mungkin tampak aneh mengingat kabar akuisisi Trent Alexander-Arnold pada musim panas 2025, namun konteksnya penting. Dani Carvajal tidak semakin muda, dan kemampuan Dalot untuk mencakup kedua sisi lapangan dalam berbagai sistem sangat dihargai.
Fleksibilitas seringkali menjadi mata uang skuad elit, dan kapasitas Dalot untuk beroperasi sebagai bek kanan, bek sayap, atau di sisi kiri membuatnya tetap berada di radar Madrid. Atletico Madrid dan Bayern Munich juga disebut-sebut sebagai pengagum, memperkuat bahwa ini bukan minat yang terisolasi.
Pandangan garisfinish.com: Dilema United
Dari sudut pandang penggemar Manchester United, laporan ini datang dengan emosi campur aduk. Dalot adalah salah satu pemain yang jarang mendominasi berita utama tetapi secara konsisten mengisi kekosongan. Cedera pemain lain, perubahan taktis, atau kebutuhan mendesak di sisi kiri, Dalot biasanya menjadi solusi.
Meskipun demikian, waktu diskusi ini terasa signifikan. Di bawah Amorim, United jelas bergerak menuju peran spesialis dalam struktur yang terdefinisi. Jika Dalot tidak dipandang sebagai bek sayap pilihan pertama dalam formasi 3-4-2-1, maka sentimen tidak bisa mengesampingkan logika skuad. Menjual dari posisi yang kuat telah lama menjadi area di mana United tertinggal dari klub-klub elit Eropa.
Realitas juga diperlukan. Jika Real Madrid, Bayern Munich, dan Atletico Madrid semuanya melihat nilai dalam Dalot, maka United seharusnya juga. Namun, nilai tidak selalu berarti retensi. Penjualan pada musim panas mendatang dapat mendanai perekrutan yang lebih selaras dengan sistem Amorim, terutama jika kontrak Dalot berikutnya akan meningkatkan gajinya tanpa menjamin peran starter.
Para penggemar akan menghargai kejujuran dalam arah klub. Mempertahankan Dalot sebagai opsi skuad tingkat tinggi masuk akal, tetapi menjualnya pada saat yang tepat juga demikian. Kuncinya adalah ketegasan, sesuatu yang dirancang untuk disampaikan oleh struktur sepak bola baru ini.
(SA/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment