Real Madrid Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Foto Andre da Silva di Acara Penghormatan
Real Madrid telah menyampaikan permohonan maaf resmi kepada Elche dan pemainnya, Andre da Silva. Insiden ini terjadi setelah Real Madrid secara keliru menampilkan foto penyerang Elche tersebut dalam sebuah video obituari yang diputar di acara pertemuan anggota klub pada hari Minggu.
Konteks Kesalahan Identifikasi
Video obituari tersebut diputar sebagai bentuk penghormatan bagi sejumlah individu yang telah meninggal dunia dalam 12 bulan terakhir. Di dalamnya, Real Madrid bermaksud mengenang Andre Silva, saudara dari pemain Liverpool, Diogo Jota. Namun, karena kekeliruan yang tidak disengaja, klub justru menampilkan foto Andre da Silva, penyerang La Liga dari Elche, yang memiliki nama serupa.
Selain Andre Silva yang dimaksud, dalam video tersebut juga dikenang tokoh-tokoh lain seperti legenda klub Leo Beenhakker, mantan kiper Jose Manuel Ochotorena, dan mantan dokter klub Barcelona Carles Minarro.
Reaksi Cepat Real Madrid
Manajemen Real Madrid tidak butuh waktu lama untuk menanggapi kekeliruan ini. Mereka segera menyampaikan permohonan maaf melalui pernyataan di media sosial, mengungkapkan penyesalan mendalam atas insiden tersebut. Presiden klub, Florentino Perez, bahkan secara langsung meminta maaf di hadapan para hadirin dalam acara tersebut.
“Ada kesalahan dalam penghormatan kepada Andre Silva, dan gambar Andre da Silva ditayangkan alih-alih saudara (Andre Silva yang dimaksud),” ujar Florentino Perez pada Minggu. “Ini adalah kesalahan manusia, dan untuk itu saya ingin meminta maaf dengan tulus.”
Pernyataan resmi klub juga diperkuat di platform X (sebelumnya Twitter), yang berbunyi:
Real Madrid C.F. meminta maaf kepada Elche C.F. dan pemainnya Andre da Silva karena secara keliru telah memasukkan, dalam obituari video institusional, gambarnya alih-alih André Silva, saudara dari Diogo Jota, pemain Liverpool. Kami menyesali apa yang terjadi.”
Dampak dan Respon Sebelumnya
Kesalahan identifikasi ini tentu saja menjadi sorotan, namun Real Madrid telah menunjukkan upaya untuk memberikan penghormatan sebelumnya. Pada bulan November lalu, saat menghadapi Liverpool di Champions League, klub La Liga tersebut juga memberikan tribut kepada Jota dan Silva (merujuk pada individu yang sama) dengan meletakkan karangan bunga dan pesan di lapangan, sebagai bentuk simpati dan penghormatan.
Insiden ini menjadi pengingat bagi klub-klub besar untuk selalu memastikan akurasi informasi, terutama dalam momen-momen sensitif seperti penghormatan bagi mereka yang telah berpulang. Permohonan maaf yang cepat dari Real Madrid menunjukkan komitmen mereka terhadap rasa hormat dan integritas, meskipun kesalahan manusia bisa saja terjadi.
(SA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment