Kasus Negreira: Real Madrid Kecam Pasifnya La Liga dan RFEF
Pekan lalu, Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, memberikan kesaksian di pengadilan terkait kasus Negreira, sebuah kasus yang penyelidikannya masih terus berlanjut. Laporta memberikan kesaksiannya dan setelah itu menghadapi pertanyaan tajam dari para pengacara Real Madrid, yang bertindak sebagai jaksa penuntut pribadi dalam kasus ini.
Real Madrid Geram atas Keheningan La Liga dan RFEF
Menurut informasi yang didapat, sikap pengacara yang mewakili La Liga dan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) selama kesaksian Laporta di hadapan hakim penyelidik kasus Negreira telah memicu kemarahan Real Madrid. Klub ibu kota Spanyol itu merasa sangat kecewa dengan sikap diam yang ditunjukkan oleh kedua badan pengatur sepak bola tersebut selama kesaksian presiden Barcelona.
Sikap pasif mereka mencerminkan kurangnya minat untuk mengusut tuntas masalah ini,” demikian pernyataan dari sumber-sumber internal Real Madrid.
Baik RFEF maupun La Liga memang mengirimkan perwakilan hukum mereka ke Ciutat de la Justicia di Barcelona. Dari pihak Federasi, hadir Beatriz Seijo, seorang ahli Hukum Pidana dan anggota Komite Keadilan Olahraga Galicia yang juga diangkat oleh presiden RFEF, Rafael Louzan, ke Dewan Direksinya. Namun, Seijo tidak mengajukan pertanyaan sama sekali.
Sementara itu, Francisco Martinez, pengacara yang dikirim oleh Javier Tebas (presiden La Liga), hanya mengajukan satu pertanyaan: apakah benar putra dari Enriquez Negreira pernah menemani wasit ke Camp Nou.
Kurangnya tindakan dari kedua pengacara ini jelas menimbulkan kemarahan di Real Madrid, meskipun hal tersebut tidak terlalu mengejutkan mereka. Klub raksasa Spanyol itu memahami ini sebagai posisi yang logis, mengingat pernyataan sebelumnya dari presiden Komite Teknis Wasit (CTA) saat ini, Fran Soto, yang mengatakan tentang Kasus Negreira:
“Ini adalah masalah yang cukup merugikan kami, dan semakin cepat berakhir, semakin baik untuk semua orang. Kita harus melupakannya dan meninggalkannya.”
Sentimen serupa juga disampaikan oleh presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang sebelumnya mempertanyakan motif Barcelona dan mengecam La Liga serta RFEF atas sikap pasif mereka dalam masalah ini.
Komitmen Real Madrid dalam Mengawal Kasus
Meskipun demikian, Real Madrid tidak berniat untuk meninggalkan kasus ini begitu saja. Mereka akan tetap bertindak sebagai jaksa penuntut pribadi hingga pengadilan mengeluarkan keputusan akhir. Sikap ini menegaskan komitmen Real Madrid untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam salah satu skandal paling serius yang pernah melanda sepak bola Spanyol.
(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment