Nico Paz, Bintang Muda Como yang Bikin Real Madrid Gigit Jari di Bursa Januari
Nico Paz menjadi salah satu bintang paling menonjol di sepak bola Eropa musim ini. Gelandang tim nasional Argentina itu telah menjelma menjadi figur kunci di Como, mengguncang Serie A dengan gol, assist, dan statistik level elite. Performa apik ini sontak memicu ketertarikan Real Madrid untuk membawanya kembali ke Santiago Bernabeu. Namun, di balik desas-desus yang ramai belakangan ini, kepindahan tersebut mustahil terjadi pada bursa transfer Januari. Sebuah klausul dalam perjanjian antara kedua klub menghalangi setiap upaya untuk memulangkan sang gelandang lebih awal.
Klausul Penalti Jegal Kepulangan Cepat
Opsi buy-back yang disepakati antara Real Madrid dan Como tidak bisa dieksekusi di tengah musim. Kontrak tersebut hanya mengizinkan klub Spanyol itu untuk mengaktifkan kepulangan Paz pada akhir tahun kompetisi. Aspek perjanjian inilah yang pada akhirnya menyingkirkan kemungkinan “penarikan cepat”, meskipun level permainan luar biasa yang ditunjukkan pemain Argentina itu.
Performa Menggila di Italia
Ada banyak alasan bagi Madrid untuk terus memantau Paz. Di usianya yang baru 21 tahun, Paz menjalani waktu yang luar biasa di Italia. Ia telah mencetak lima gol di Serie A—angka yang sementara menempatkannya di puncak daftar pencetak gol bersama Christian Pulisic, Hakan Çalhanoglu, dan Riccardo Orsolini—dan juga memimpin daftar assist dengan empat umpan kunci. Ditambah lagi, statistiknya pun papan atas: ia menjadi pemain kedua di turnamen untuk total tembakan (39), tembakan tepat sasaran (15), umpan kunci (29), pelanggaran yang diterima (31), dan tekel yang berhasil (36). Ia juga menempati posisi ketiga dalam dribel sukses (26) dan ketujuh dalam umpan progresif ke arah gawang lawan (74).
Reaksi Como dan Masa Depan Paz
Ledakan performa Paz tidak luput dari perhatian di Como. Presiden klub, Mirwan Suwarso, sempat mengakui bahwa mempertahankan Paz akan sangat sulit. “Kami mengerti bahwa mustahil meyakinkan Real Madrid untuk menghapus opsi buy-back. Lebih baik menikmati Nico Paz selagi dia di sini.” Perjanjian yang memfasilitasi kedatangannya mencakup pembayaran enam juta euro, 50% dari hak ekonomi untuk Madrid, dan klausul buy-back bertahap: sembilan juta euro pada 2026 dan sepuluh juta euro pada 2027.
Pujian juga datang dari dalam ruang ganti. Cesc Fàbregas, pelatih Como, menggambarkan pemain Argentina itu dengan sebuah frasa yang sudah menyebar ke seluruh benua:
“Nico Paz kuat karena dia bisa menciptakan peluang dari ketiadaan. Dia melakukan hal-hal gila, tanpa batas.”
Daya Tarik Unik untuk Real Madrid
Di Madrid, ekspektasi terhadap Paz semakin tinggi. Real Madrid melihat Paz sebagai pelengkap ideal untuk lini tengah yang penuh talenta. Tchouameni, Camavinga, Valverde, Ceballos, Bellingham, Brahim, dan talenta muda Mastantuono membentuk sektor dengan banyak pilihan, namun pemain Argentina itu menambahkan profil yang berbeda: kreativitas, kekuatan, kemampuan dribel, dan insting mencetak gol.
Sementara itu, performa gemilangnya di Italia juga menarik minat raksasa Eropa seperti Inter Milan dan Tottenham Hotspur, yang telah melakukan penyelidikan untuk memahami situasi kontraknya. Namun untuk saat ini, tidak ada yang akan memindahkan Nico Paz dari Como. Klausulnya sudah jelas, dan Real Madrid harus menunggu hingga musim panas Eropa untuk memutuskan apakah mereka akan membawanya pulang.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment