Risiko Diskors untuk Lamine Yamal dan Jude Bellingham di Babak 16 Besar Liga Champions UEFA
Lamine Yamal dan Jude Bellingham menjadi sorotan menjelang dimulainya babak 16 besar Liga Champions UEFA. Setelah melewati fase playoff, 16 tim kini berlomba-lomba meraih gelar juara. Namun, aturan kartu kuning menjadikan banyak klub khawatir.
Saat ini, terdapat 51 pemain dalam kompetisi yang hanya membutuhkan satu kartu kuning lagi untuk terkena sanksi larangan bermain. Dalam hal ini, FC Barcelona harus mewaspadai Lamine Yamal yang merupakan salah satu pemain yang berisiko terkena diskors. Pemain muda ini sudah mengantongi empat kartu kuning dan jika menerima kartu kuning lagi saat Barcelona bertanding melawan Newcastle United, ia akan absen di leg kedua babak 16 besar.
Situasi Pemain di Barcelona dan Real Madrid
Jude Bellingham dari Real Madrid juga berada di ambang diskors, meski saat ini ia tidak akan bermain di leg pertama akibat cedera. Bellingham memiliki dua kartu kuning dalam kompetisi ini, dan satu kartu kuning lagi akan membuatnya absen di leg berikutnya.
Barcelona tidak hanya mengandalkan Yamal. Pemain lain seperti Fermin Lopez, Gerard Martin, dan Marc Casado juga dekat dengan potensi diskors, masing-masing hanya butuh satu kartu kuning lagi untuk terkena sanksi. Keempat pemain ini diharapkan bisa tampil di leg pertama yang akan digelar di St. James’ Park.
Pemain Madrid Juga Berisiko
Real Madrid menghadapi masalah serupa menjelang laga knockout melawan Manchester City. Selain Bellingham, Vinicius Junior, Aurelien Tchouameni, dan Dean Huijsen juga berpotensi absen di leg kedua jika mereka mendapatkan kartu kuning di pertemuan pertama. Dua pemain lainnya, Alvaro Carreras dan Rodrygo, juga berada dalam situasi yang sama, tetapi keduanya tidak dapat bermain di leg pertama karena cedera.
Klasemen Fase Grup dan Catatan Tim
Di fase grup sebelumnya, Barcelona menempati posisi kelima dengan 16 poin dari delapan pertandingan. Sementara itu, Real Madrid berada di posisi kesembilan dengan 15 poin setelah mengalami tiga kekalahan melawan Liverpool, Manchester City, dan Benfica, sebelum akhirnya mengalahkan Benfica di babak playoff.
Risiko diskors ini dapat memengaruhi strategi kedua tim, terutama mengingat ketatnya persaingan di Liga Champions. Setiap kartu kuning bisa sangat krusial, terutama di babak knockout yang menentukan nasib tim di turnamen bergengsi ini.
(SA/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment