Antonio Rüdiger Defends Gaya Permainannya
Beberapa hari terakhir, Antonio Rüdiger menjadi sorotan setelah insiden lututnya terhadap Diego Rico pada awal Maret lalu, saat Real Madrid kalah 1-0 di kandang melawan Getafe. Baru-baru ini, bek asal Jerman ini menjelaskan pendekatannya dalam bermain.
Rüdiger mengaku bangga dengan gaya bermainnya yang tangguh. Dalam wawancaranya dengan Frankfurter Allgemeine Zeitung, ia menyatakan, “Menjadi bek yang keras itu sudah menjadi bagian dari diri saya. Jika ingin unggul dalam situasi satu lawan satu di level ini, Anda tidak bisa bersikap pasif dan baik-baik saja. Anda harus membuat penyerang merasa bahwa hari itu tidak akan mudah. Semua itu berkaitan dengan mentalitas. Jika saya kehilangan intensitas, komitmen, dan gaya bermain yang tegas… saya hanya akan menjadi setengah dari pemain saya yang sebenarnya. Gaya bermain inilah yang membuat saya pindah ke Real Madrid. Mereka menghargai saya karena itu,” tambahnya.
Rüdiger juga mengaku melakukan permainan psikologis terhadap lawan-lawannya, dengan mencoba membuat mereka kehilangan kendali: “Jika pemain lawan mudah terpancing emosinya, saya akan memanfaatkannya. Saya menganalisis pemain secara mendalam sebelumnya, terkadang bahkan menyiapkan analisis videonya sendiri. Saya sudah tahu sejak awal kepada siapa saya harus mengirimkan pesan dengan menggunakan permainan fisik,” ujarnya.
Ia menegaskan, “Saya sama sekali tidak menjadi risiko bagi tim saya. (…) Sembilan tahun tanpa kartu merah di lapangan bukanlah kebetulan. Jumlah kartu kuning saya pun jauh lebih rendah dari yang orang-orang pikirkan.”
“9 TAHUN TANPA KARTU MERAH, ITU BUKAN KEBETULAN.”
Antonio Rüdiger mempertahankan agresivitasnya di lapangan.
“Saya bermain dengan agresif, tetapi saya sama sekali tidak menjadi risiko…”
Rüdiger berharap bahwa pendekatannya ini akan terus memberikan kontribusi positif bagi Real Madrid. Gaya permainan yang penuh intensitas ini membuatnya menjadi salah satu pilar penting bagi tim, dan diharapkan dapat terus membantu tim meraih kesuksesan di kompetisi mendatang.
(SA/GN)
sumber : foot-africa.com
Leave a comment