Newcastle Siap Hadapi Barcelona dalam Pertandingan Penting
Newcastle United kini tak bisa berlarut-larut dalam kekalahan mereka dari Manchester City. Mereka harus segera fokus pada apa yang disebut Eddie Howe sebagai “pertandingan terbesar dalam sejarah klub” melawan Barcelona pada hari Selasa.
Pernyataan tersebut terasa mengejutkan mengingat prestasi Newcastle di final Carabao Cup setahun lalu masih membekas. Namun, tidak ada keraguan bahwa duel ini sangat penting. Apalagi setelah Newcastle tereliminasi dari FA Cup dan kini berada di peringkat ke-12 Liga Inggris, kemajuan mereka di Liga Champions akan menjadi penentu kesuksesan musim ini.
Setelah kalah dari Manchester City di semifinal Carabao Cup, Newcastle perlu belajar dari pengalaman tersebut untuk menghadapi Barcelona. Howe harus merenungkan kekalahan 2-1 yang mereka alami di Tyneside pada bulan September dan merumuskan strategi untuk mengatasi juara Spanyol tersebut.
Kesehatan Pemain — dan Latihan yang Efektif
Satu hal positif dari kekalahan akhir pekan lalu adalah Newcastle tidak harus menjalani perpanjangan waktu. Meskipun mereka berhasil menang di babak ketiga Piala FA melawan Bournemouth melalui adu penalti, tambahan 30 menit itu berdampak negatif pada performa di leg pertama semifinal League Cup tiga hari kemudian, di mana Newcastle terlihat kelelahan dan kalah 2-0.
Kelelahan tetap menjadi masalah melawan Barcelona, terutama dengan waktu pemulihan yang semakin singkat. Tim ini telah bermain sebanyak 47 laga dan harus bertanding di babak kedua kemenangan 2-1 melawan Manchester United dengan 10 pemain. Sebelum pertandingan pada hari Selasa, Howe perlu memastikan pemainnya pulih dengan baik dan memanfaatkan sesi latihan dengan intensitas yang lebih rendah untuk mengimplementasikan strategi yang ampuh.
Perbaiki Komposisi dan Keseimbangan Gelandang
Perubahan pada komposisi gelandang sangat diperlukan. Ketidakhadiran Bruno Guimaraes membuat Newcastle kehilangan kreativitas di lini tengah, sehingga Howe mencoba menempatkan Nick Woltemade sebagai No 8. Namun, adaptasi Woltemade dari penyerang ke gelandang belum berjalan mulus seperti yang dialami Joelinton.
Joelinton harus menjadi pilihan utama untuk menggantikan Woltemade karena Newcastle membutuhkan kekuatan fisik yang ditampilkan Joelinton saat melawan Manchester United. Howe memperingatkan bahwa Joelinton berisiko cedera jika dimainkan dalam tiga pertandingan dalam satu pekan, jadi sudah jelas bahwa kesegaran fisiknya sangat berharga.
Dengan Jacob Ramsey kembali setelah hukuman, energi dan kualitas tekniknya akan membantu tim. Sandro Tonali akan mengisi posisi No 6. Mendesak bagi Newcastle untuk tidak memberikan waktu dan ruang kepada Pedri dan para pemain Barcelona lainnya agar mereka tidak mendominasi permainan seperti yang terjadi enam bulan lalu.
Kurangi Kesalahan Defensif
Meskipun Newcastle tidak mengalami “kekacauan diri” — istilah yang diungkapkan Howe — seperti saat melawan Everton bulan lalu, mereka masih membuat kesalahan defensif melawan City. Dengan tidak ada satu pun clean sheet dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi, tentu Howe harus menemukan cara untuk memperkokoh pertahanan.
Kembalinya Tino Livramento dari cedera hamstring adalah kabar baik yang tepat waktu. Newcastle sangat berbeda saat Livramento dan Lewis Hall bermain bersamaan, meskipun duo ini hanya mulai bermain di enam laga. Pertanyaan sekarang, apakah Livramento siap untuk tampil penuh 90 menit?
Menjaga kekompakan tim sangat penting; Newcastle tidak boleh kalah di pertandingan hari Selasa dan kehadiran Dan Burn di lapangan bisa sangat membantu. Meskipun kemenangan di Tyneside diharapkan, mereka harus berhati-hati agar tidak terlalu terburu-buru mencari gol.
Permainan Depan yang Dinamis dan Cepat
Saat Newcastle paling mengesankan di bawah Howe, mereka menjalankan permainan pressing yang intens, suatu gaya yang disambut baik oleh para pendukung di St James’ Park. Tanpa terburu-buru, mereka harus memanfaatkan lini belakang Barcelona yang tinggi. Hal ini sempat berhasil dilakukan Howe di bulan September, dengan Anthony Gordon, Anthony Elanga, dan Harvey Barnes mengisi ruang, meskipun eksekusi mereka kurang baik saat itu.
Will Osula mencetak gol menakjubkan saat melawan Manchester United namun gagal menunjukkan performa yang sama saat melawan Manchester City. Gordon, yang mengalami cedera pergelangan kaki, harus kembali dimainkan sebagai penyerang tengah. Barnes, yang baru saja mengakhiri puasa gol, harus dimainkan di sayap kiri, sedangkan Elanga juga harus diandalkan meski penampilannya kurang optimal.
Tujuh dari sembilan kali Gordon berperan sebagai penyerang musim ini melibatkan Elanga dan Barnes di sampingnya, termasuk saat melawan Barcelona. Ketiga pemain ini tampak cocok melawan tim yang akan meninggalkan ruang di belakang mereka.
Jika Newcastle bisa memanfaatkan peluang dengan baik, bukan tidak mungkin dukungan dari para penonton di St James’ Park akan memberikan atmosfer yang mengganggu bagi Barcelona. Pertandingan ini akan sangat krusial bagi langkah Newcastle di Liga Champions dan membangun momentum untuk sisa musim ini.
(SA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment