Home Sepakbola Spanyol LaLiga Barca kalah dari Sociedad? Nyesek! Tapi rencana jalan terus.
LaLiga

Barca kalah dari Sociedad? Nyesek! Tapi rencana jalan terus.

Share
Barca kalah dari Sociedad? Nyesek! Tapi rencana jalan terus.
Share

Barcelona Tumbang di Kandang Sociedad: Hasil Pahit, Performa Sebenarnya Menjanjikan

Barcelona pulang dari San Sebastián dengan kekalahan yang terasa menyakitkan di papan klasemen. Kekalahan 2-1 dari Real Sociedad ini mengakhiri rentetan 11 kemenangan beruntun dan memangkas selisih poin mereka dengan Real Madrid menjadi hanya satu poin. Bagian inilah yang paling menyakitkan, dan tidak bisa diperlunak. Namun, di balik hasil buruk tersebut, pertandingan ini sebenarnya memberikan banyak sinyal positif.

Dominasi yang Tak Berujung Poin Penuh

Ini bukanlah penampilan tim yang kehilangan arah. Sebaliknya, ini adalah pertandingan yang lolos begitu saja dari genggaman skuad Blaugrana.

Tiga gol Barcelona dianulir. Satu penalti sempat diberikan, lalu dibatalkan. Beberapa kali tembakan para pemain Barcelona juga membentur tiang gawang. Sementara itu, kiper Alex Remiro tampil luar biasa, melakukan penyelamatan yang membuat Real Sociedad tetap bertahan cukup lama untuk menghukum kesalahan terkecil sekalipun dari tim tamu. Angka statistik juga mendukung pandangan ini. Barcelona mengakhiri pertandingan dengan sekitar 3,67 expected goals (xG), dan itu belum termasuk gol yang dianulir atau penalti. Di sisi lain, Real Sociedad hanya memiliki 1,01 xG—meskipun mereka juga memiliki satu gol yang dianulir. Intinya, angka-angka tersebut biasanya akan menghasilkan hasil yang sangat berbeda.

La Real melakukan apa yang dilakukan tim tuan rumah yang bagus di malam seperti ini. Mereka bermain rapat, menunggu, dan sangat klinis ketika kesempatan muncul. Gol pembuka Mikel Oyarzabal datang dari pergerakan yang tepat waktu di tiang jauh. Barcelona akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol dari salah satu pemain mereka, hanya untuk kembali kebobolan nyaris segera setelah gagal menyapu bola kedua di dalam kotak penalti. Urutan kejadian ini pantas dikritik. Itu ceroboh dan sangat mahal. Namun, itu juga merupakan momen yang singkat, bukan masalah struktural.

Baca juga:  Terungkap! 150 Bintang Menit UCL Terbanyak, Messi Cuma Kedua!

Kontroversi Wasit dan VAR

Keputusan wasit tak terhindarkan menjadi bagian dari cerita pertandingan ini. Fermín López melihat gol awalnya dianulir karena pelanggaran dalam proses serangan. Lamine Yamal juga memiliki gol yang tidak disahkan setelah keputusan offside tipis yang melibatkan Jules Koundé. Penalti yang diberikan di akhir babak pertama juga dibatalkan setelah VAR memutuskan Yamal berada dalam posisi offside pada fase sebelum kontak terjadi.

Refleksi dan Analogi Piala Dunia 2022

Beberapa pertandingan terasa familiar karena alasan yang salah. Pertandingan ini mengingatkan kita pada kekalahan Argentina 2-1 dari Arab Saudi di Piala Dunia FIFA 2022. Gol yang dianulir, offside tipis, dan rasa tidak percaya bahwa rentetan kemenangan terputus. Ini memang bukan kejutan sebesar itu, karena La Real berada di peringkat ke-8 dan tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir La Liga, namun nuansanya terasa mirip. Dalam kasus Argentina, mereka entah bagaimana bangkit setelah kepercayaan diri mereka kembali. Mereka terguncang hingga ke inti, tetapi tidak menyerah. Situasi Barcelona bahkan tidak sefatal itu, dan mereka seharusnya bisa melupakan kekalahan ini dengan lebih mudah.

Langkah ke Depan Barcelona

Skuad Barcelona memang tidak sempurna. Kerentanan lini belakang setelah mencetak gol adalah masalah nyata, dan kunjungan ke Anoeta kembali mengungkapnya. Namun, gambaran besarnya tetap utuh. Lini serang mereka menciptakan peluang dengan tingkat yang elit. Lamine Yamal terus menjadi pembeda dalam pertandingan untuk Barcelona. Dan jika mereka memiliki keyakinan diri, mereka bisa melangkah jauh musim ini.

Sepak bola memang memiliki malam-malam di mana logika dikesampingkan, dan ini adalah salah satunya. Kekalahan ini menyakitkan karena kehilangan poin, tetapi cara pertandingan dimainkan sebenarnya tidak terlalu jauh dari ideal. Ubah penyelesaian akhir, geser beberapa garis VAR beberapa sentimeter, dan ini akan terbaca sebagai kemenangan telak lainnya.

Baca juga:  Milan vs Verona: Rossoneri, mana ketajamanmu?

Respons terburuk saat ini adalah keraguan. Yang tepat adalah terus melangkah, memperbaiki detail-detail kecil, dan percaya bahwa penampilan seperti ini biasanya akan memberikan hasil positif lebih sering daripada menghukum Anda.

(SA/GN)
sumber : www.barcablaugranes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Real Madrid Akan Halangi Victor Munoz Bergabung dengan Barcelona!

Real Madrid berencana menghalangi Victor Munoz bergabung dengan Barcelona, mempertegas persaingan sengit...

Real Madrid Tambah Nama Baru dalam Daftar Calon Manajer!

Real Madrid terus menggali potensi pelatih baru dengan menambahkan nama-nama menarik ke...

LaLiga Luncurkan Paket Siaran Khusus untuk Wilayah Timur!

LaLiga telah meluncurkan paket siaran khusus untuk wilayah Timur, memberikan akses lebih...

Pertanyaan Besar: Siapa Nama Para Pemain Barcelona Melawan Atlético Madrid?

Pertanyaan besar muncul saat Barcelona bertemu Atlético Madrid: Siapa saja pemain yang...