Newcastle Terdegradasi di Liga Champions Setelah Kekalahan Memalukan dari Barcelona
Mimpi Newcastle untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions hancur setelah mereka menerima kekalahan telak 7-2 dari Barcelona, yang memastikan langkah mereka ke perempat final dengan agregat 8-3.
Newcastle memasuki pertandingan di Camp Nou dengan harapan dapat mencatat sejarah. Namun, mereka kini mencatatkan rekor bersama sebagai tim Inggris dengan jumlah gol kebobolan terbanyak dalam satu pertandingan Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
Di babak kedua, Newcastle mengalami keruntuhan total, dengan Raphinha dan Robert Lewandowski mencetak gol-gol dari kesalahan pertahanan yang sangat buruk. Pendukung Newcastle yang hadir, sekitar 3.000 orang, dan lebih dari 7.000 lainnya yang menyaksikan di sekeliling kota, masih yakin pada peluang mereka ketika skor di babak pertama adalah 3-2 untuk Barcelona.
Babak pertama berlangsung sengit, di mana kedua tim saling memanfaatkan kesalahan satu sama lain. Anthony Elanga menjadi penyelamat Newcastle dengan dua gol yang sempat menyamakan kedudukan, tetapi gol-gol itu akhirnya hanya menjadi catatan kecil dalam pertandingan ini.
Raphinha membuka skor dan menyelesaikan pertunjukan dengan dua assist serta sebuah penalti yang didapatnya, sementara Lamine Yamal menunjukkan aksi brilian yang membuat pemain Newcastle kebingungan di lapangan.
Rekor yang Tak Diinginkan
Newcastle kebobolan tujuh gol, yang merupakan jumlah terbanyak bagi tim Inggris dalam pertandingan kompetisi Eropa besar, menyamai rekor Tottenham saat kalah 7-2 dari Bayern Munich pada Oktober 2019.
Pertahanan Newcastle terlihat rapuh, dengan Kieran Trippier dan Sandro Tonali kehilangan pengamatan terhadap Gerard Martin dari tendangan bebas, yang berujung pada gol Marc Bernal. Setelah penalti yang didapat Barcelona pada penghujung babak pertama, Newcastle tertinggal 3-2 dan segala harapan untuk bangkit sirna di awal babak kedua. Dalam waktu 10 menit, Barcelona berhasil mencetak tiga gol lagi melalui Fermin Lopez dan Lewandowski, menambah derita Newcastle malam itu.
Reaksi Pelatih: Eddie Howe
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, mengungkapkan kekecewaannya atas performa timnya. Ia menyatakan, “Pertahanan kami tidak sebaik saat melawan Chelsea beberapa hari lalu. Meskipun kami tampil baik di babak pertama, kesalahan individu terlalu banyak terjadi.” Dia menegaskan bahwa gol dari set-piece adalah “kesalahan yang tak termaafkan” mengingat kualitas lawan.
Persiapan Pertandingan Selanjutnya
Sekarang, Newcastle harus fokus menghadapi Sunderland di St James’ Park pada hari Minggu, dalam pertandingan yang menjadi vital bagi mereka setelah kekalahan ini. Pertandingan dijadwalkan kick-off pada pukul 21:00 WIB dan dapat disaksikan melalui layanan streaming resmi.
Dengan hasil ini, Newcastle harus memperbaiki diri dan kembali berjuang di Liga domestik, sementara Barcelona lolos ke perempat final menghadapi Atletico Madrid.
(SA/GN)
sumber : www.skysports.com
Leave a comment