Bayern Munich Hadapi Real Madrid di Perempat Final Liga Champions
Bayern Munich berhadapan dengan Real Madrid di perempat final Liga Champions, sebuah pertarungan yang tidak boleh dilewatkan. Berikut adalah alasan mengapa tim asuhan Vincent Kompany percaya diri untuk melangkah ke babak semi-final.
Menjaga Produktivitas Serangan
Bayern telah bermain dalam 41 pertandingan kompetitif musim ini dan mencetak gol di semua laga yang mereka jalani. Tim ini berhasil menjaringkan setidaknya tiga gol dalam enam dari sepuluh pertandingan di Liga Champions musim ini.
Dengan total 28 gol di kompetisi ini, Bayern hanya kalah dari Atlético Madrid (29) dan Paris Saint-Germain (31), meskipun kedua tim tersebut telah bermain dalam dua pertandingan lebih banyak karena menjalani play-off untuk melaju ke babak 16 besar.
Wajib Tonton: Kane tampil menawan musim ini
Harry Kane menjadi sorotan utama saat membahas keberhasilan Bayern. Pemain berusia 32 tahun itu telah menyumbangkan 10 gol untuk tim di Eropa musim ini. Penampilannya yang luar biasa, termasuk gol yang menakjubkan melawan Atalanta di leg kedua, menunjukkan kelasnya.
“Harry luar biasa,” puji Kompany setelah pertandingan. “Dia baru saja kembali dari cedera, dan saya bahkan tidak bisa menjelaskan gol keduanya. Pergerakannya sangat luar biasa, kelas dunia. Kami sangat senang memilikinya.”
Mentalitas Tangguh
Di musim-musim sebelumnya, mungkin ada anggapan bahwa Bayern memiliki kelemahan saat menghadapi tekanan di pentas Eropa. Namun situasi tersebut telah berubah.
Kompany telah membuat skuadnya tampil konsisten, dengan hanya mengalami dua kekalahan dan empat seri di semua kompetisi. Sisanya adalah kemenangan.
“Saya selalu bangga dengan apa yang ditunjukkan para pemain – mereka tampil, mencetak gol, dan tidak pernah menyerah,” kata Kompany setelah pertandingan agregat 10-2 melawan Atalanta di babak 16 besar. Bayern tampak sangat serius musim ini.
Meski sangat menghormati Real Madrid yang ia sebut sebagai “tim terbaik dalam sejarah Liga Champions”, Los Merengues terlihat rentan di musim ini dengan tiga kekalahan di Eropa dan empat di La Liga.
Serangan yang Tanpa Henti
Kane mungkin menjadi pusat perhatian, tetapi Bayern memiliki banyak cara untuk membahayakan lawan. Michael Olise memimpin kompetisi dengan tujuh assist, sama dengan Vinícius Júnior dari Real yang telah bermain tiga pertandingan dan 269 menit lebih banyak.
Pemain lain seperti Luis Díaz menyumbang empat gol dan tiga assist, sementara Serge Gnabry memberi dua gol dan tiga assist. Nicolas Jackson mencetak tiga gol dan tiga assist, sedangkan Lennart Karl menambah empat gol dan dua assist. Konrad Laimer, sebagai bek kanan, juga menyumbang tiga assist dalam tujuh pertandingan.
Jamal Musiala, yang mencetak dua gol dalam hanya 107 menit bermain, diharapkan kembali fit saat pertandingan ini digelar.
Kekuatan Pertahanan
Meski Bayern hanya mencatatkan dua clean sheet di Liga Champions musim ini, mereka hanya kebobolan sembilan gol, menjadikan mereka memiliki pertahanan kedua terbaik di kompetisi ini, hanya kalah dari Arsenal yang kebobolan lima gol.
Bahkan, jika Manuel Neuer tidak pulih tepat waktu, Jonas Urbig telah membuktikan diri sebagai pengganti yang bisa diandalkan dan baru-baru ini dipanggil ke skuad Jerman untuk pertama kalinya.
Di depan punggungnya, Laimer akan siap menghadapi Vinícius Júnior atau Kylian Mbappé di sisi kanan pertahanan Bayern, sementara pasangan bek tengah Jonathan Tah dan Dayot Upamecano terkenal tangguh. Dengan Alphonso Davies cedera, Josip Stanišić kemungkinan akan mengisi posisi bek kiri, dan Joshua Kimmich akan bertugas menjaga pertahanan di depan lini belakang. Ini adalah resep sukses yang bisa membawa Bayern menuju semi-final.
(SA/GN)
sumber : www.bundesliga.com
Leave a comment