Thibaut Courtois Kecam Keras Rasialisme Terhadap Vinicius Junior
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, melayangkan kritik keras terhadap nyanyian rasis yang ditujukan kepada rekan setimnya, Vinicius Junior, oleh sejumlah penggemar Albacete.
Kecaman Keras Thibaut Courtois
Insiden ini terjadi jelang laga Copa del Rey babak 16 besar yang mempertemukan Real Madrid dengan Albacete pada Rabu lalu. Sejumlah penggemar Albacete terdengar melontarkan ujaran rasis di dekat stadion mereka, menargetkan Vinicius Junior.
Courtois, yang tidak terlibat dalam pertandingan piala tersebut, dengan tegas menyuarakan ketidakpuasannya. Kiper asal Belgia itu mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sekelompok penggemar melontarkan pelecehan rasial di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Courtois menuliskan pesan singkat yang penuh amarah:
“Cukup sudah rasisme ini, ini menjijikkan.”
Sejarah Pelecehan Rasial Vinicius
Winger Brasil berusia 25 tahun itu memang bukan kali pertama menjadi sasaran pelecehan rasial sepanjang kariernya di Spanyol. Berbagai insiden serupa telah menimpanya dari pendukung tim lawan dalam beberapa kesempatan.
Salah satu kasus paling mencolok terjadi pada Juni tahun lalu, ketika empat ultras Atletico Madrid dijatuhi hukuman penjara percobaan. Mereka dinyatakan bersalah karena menggantung patung Vinicius di sebuah jembatan, sebuah tindakan yang oleh pihak kepolisian Spanyol dikategorikan sebagai “kejahatan kebencian”. Kasus ini hanyalah satu dari beberapa vonis pengadilan yang terkait dengan pelecehan yang diterimanya.
Konteks Pertandingan Copa del Rey
Pada pertandingan melawan Albacete tersebut, Vinicius Junior tampil sebagai starter. Laga ini juga menandai momen penting bagi Real Madrid, karena menjadi pertandingan pertama bagi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru Los Blancos, setelah ia secara resmi menggantikan Xabi Alonso pada Senin sebelumnya.
Pelecehan rasial yang terus-menerus terhadap Vinicius Junior menggarisbawahi tantangan besar yang masih dihadapi sepak bola dalam memerangi diskriminasi. Kecaman dari pemain sekelas Courtois diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan memicu tindakan lebih lanjut dari otoritas sepak bola untuk memberantas rasisme dari lapangan hijau.
(SA/GN)
sumber : citizen.digital
Leave a comment