Home Sepakbola Spanyol LaLiga Hansi Flick: Jawab Tuntas Kritik, Habisi ‘Mantra’ yang Menghantui!
LaLiga

Hansi Flick: Jawab Tuntas Kritik, Habisi ‘Mantra’ yang Menghantui!

Share
Hansi Flick: Jawab Tuntas Kritik, Habisi 'Mantra' yang Menghantui!
Share

Barcelona Kuasai Puncak La Liga, Buktikan Diri Sebagai Juara Paruh Musim

Barcelona telah berhasil mengakhiri paruh pertama musim ini sebagai pemuncak klasemen La Liga, menyingkirkan keraguan yang sempat membayangi awal kepemimpinan Hansi Flick. Setelah sempat mengalami “November yang sulit”, tim asuhan Flick kini menemukan kembali kepercayaan diri mereka berkat serangkaian hasil positif. Meskipun performa tim sempat naik turun, mereka membuktikan diri mampu bangkit dan meraih hasil maksimal.

Konsistensi dan Dominasi Paruh Musim

Barcelona menutup paruh pertama musim sebagai pemuncak klasemen La Liga dengan koleksi 49 poin, unggul lima angka dari Real Madrid yang sebelumnya menggilas Betis 5-1. Catatan 49 poin di paruh pertama musim ini adalah pencapaian langka, bahkan di abad ke-21 ini hanya Real Madrid pada musim 2011-2012 yang mampu menyamai rekor tersebut. Ini merupakan paruh pertama musim terbaik kedelapan bagi Barcelona di abad ini.

Angka-angka ini menunjukkan dominasi Blaugrana di kompetisi domestik dalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah menjadi juara musim dingin sebanyak tiga belas kali, mewakili 50% dari edisi yang dimainkan sejak tahun 2000. Dari tiga belas kesempatan tersebut, sebelas di antaranya berhasil mereka konversi menjadi gelar juara liga.

Tantangan Laga Tandang dan Performa Krusial

Statistik liga menunjukkan bahwa Barcelona memasuki paruh kedua musim dengan sebelas poin lebih banyak dibanding tahun lalu. Di atas kertas, paruh kedua musim seharusnya lebih mudah bagi skuad Flick. Barcelona telah mengunjungi markas empat dari lima tim yang mengejar mereka di klasemen (Real Madrid, Villarreal, Espanyol, dan Betis) dan hanya kalah sekali, yaitu 2-1 di Santiago Bernabéu. Dari lima pengejar utama, hanya Atlético de Madrid yang belum mereka hadapi di laga tandang.

Baca juga:  Mau Nonton El Clásico? Cek Jadwal & Link Streaming Barça vs Madrid!

Di markas Villarreal dan Betis, Barcelona sukses meraih kemenangan tandang dengan skor 2-0 di La Cerámica dan kebangkitan dramatis 5-3 di La Cartuja. Sementara di RCDE Stadium, kemenangan atas Espanyol baru bisa didapat di menit-menit akhir pertandingan.

Setelah kemenangan derby tersebut, pelatih Barcelona menyampaikan, “Kami harus ingat bahwa Espanyol bermain sangat baik. Saya rasa kami tidak pantas mendapatkan hasil ini, tetapi pada akhirnya, kualitas yang kami tunjukkan di lapangan, setelah pergantian pemain, membantu kami memenangkan pertandingan.”

“Hal pertama yang harus saya lakukan adalah berterima kasih kepada Joan Garcia. Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia. Dan hal yang sama berlaku untuk para pemain yang masuk dari bangku cadangan. Kami memenangkan tiga poin, dan itulah pesan yang kami kirimkan di La Liga,” tambah sang pelatih.

Kemenangan derby tersebut tidak lepas dari penampilan gemilang kiper dari Sallent, Joan Garcia. Joan mencatatkan clean sheet ketujuhnya di La Liga dan memiliki rasio kebobolan paling sedikit (0,69 gol per pertandingan). Tim asuhan Flick juga kini berhasil mencetak setidaknya satu gol dalam 39 pertandingan berturut-turut. Gaya menyerang Flick telah menjadi tema dominan dalam satu setengah musim kepelatihan sang juru taktik Jerman. Melawan Real Sociedad pada 18 Januari, Flick akan melampaui rekornya sendiri di kursi pelatih Barça.

Prospek Paruh Kedua Musim dan Bursa Transfer

Barcelona menutup paruh pertama musim dengan rekor yang lebih baik dibandingkan kampanye pertamanya di bawah manajer Jerman itu. Minggu ini, mereka akan memiliki kesempatan untuk menambah koleksi trofi Super Cup mereka. Pelatih asal Jerman tersebut juga puas dengan perkembangan internal tim, terutama setelah kekalahan menyakitkan 3-0 dari Stamford Bridge, yang memicu respons positif dari para pemainnya dalam sesi latihan.

Baca juga:  Tebas Incar Arab Saudi, LaLiga Terus Genjot Laga Luar Negeri.

Untuk paruh kedua musim ini, Flick akan kembali memiliki Gavi yang secara bertahap akan berintegrasi di bulan Februari. Ia juga berharap Marc Bernal bisa mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Tim sedang sangat berhati-hati dengan pemain yang membuat sang pelatih terkesan sebelum cedera ini, dan tidak ingin terburu-buru meskipun ia sudah pulih, mengingat tubuhnya yang masih dalam masa pertumbuhan di usia 18 tahun. Terkait bursa transfer musim dingin, jika opsi yang sesuai ditemukan dan anggaran memungkinkan, Flick akan menyambut baik kedatangan bek tengah kiri dan gelandang serang baru.

Dengan posisi yang solid di puncak klasemen dan potensi penambahan kekuatan di paruh kedua, Barcelona di bawah Hansi Flick siap menghadapi tantangan ke depan dan berjuang meraih gelar juara di berbagai kompetisi.

(SA/GN)
sumber : en.ara.cat

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

VIDEO Alavés 2-2 Girona | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Alavés 2-2 Girona | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video: Saksikan...

VIDEO Celta Vigo 2-0 Mallorca | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Celta Vigo 2-0 Mallorca | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video:...

VIDEO Villarreal 2-1 Valencia | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Villarreal 2-1 Valencia | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video: Saksikan...

VIDEO Atletico Madrid 4-2 Espanyol | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Atlético Madrid 4-2 Espanyol | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video:...