Barcelona Selangkah Lagi Penuhi Aturan FFP 1:1, Hanya Butuh 14 Juta Euro
Barcelona semakin dekat untuk menuntaskan tantangan Financial Fair Play (FFP) mereka. Klub raksasa Catalan itu kini hanya membutuhkan 14 juta euro lagi untuk memenuhi aturan 1:1. Pencapaian ini akan memungkinkan Barcelona menginvestasikan kembali setiap euro yang mereka hemat atau hasilkan ke dalam pendaftaran pemain baru dan transfer, sebuah situasi yang beberapa bulan lalu terasa jauh dari kenyataan.
Manuver Kunci dan Kejutan Tak Terduga
Beberapa langkah strategis menjadi kunci dalam upaya Barcelona ini. Salah satunya adalah perpanjangan kontrak Frenkie de Jong hingga tahun 2029. Dengan memperpanjang durasi kontraknya, Barcelona berhasil menyebarkan biaya transfer sang gelandang asal Belanda itu dalam periode yang lebih panjang, mengurangi tekanan langsung pada keuangan klub, sekaligus mempertahankan De Jong dalam skuad jangka panjang.
Selain itu, kejadian tak terduga juga turut membantu. Cedera serius Gavi dan keputusan klub untuk tidak mencari pengganti sementara berhasil membebaskan sekitar sembilan juta euro dari anggaran. Kemitraan komersial baru yang diselesaikan pada akhir tahun 2025 juga semakin memperkuat proyeksi pendapatan klub, membawa mereka semakin dekat pada kepatuhan FFP.
Sumbangan Ter Stegen
Kiper utama, Marc-André ter Stegen, juga diharapkan memberikan dorongan terakhir. Laporan menyebutkan bahwa peminjamannya ke Girona telah disepakati, dengan Girona menanggung sekitar 15 hingga 20 persen dari sisa gaji Ter Stegen selama setengah musim. Langkah ini diperkirakan akan menghemat sekitar 1,5 juta euro bagi Barcelona selama enam bulan, sebuah kontribusi yang kecil namun berarti dalam anggaran yang ketat.
Perjalanan Sejak Oktober
Beberapa bulan lalu, situasinya sangat berbeda. Pada bulan Oktober, Barcelona dikabarkan masih berjarak 36 juta euro dari aturan 1:1. Hal itu disebabkan pendapatan dari lisensi kursi VIP di Camp Nou yang baru belum sepenuhnya diakui. Sebagian besar uang tersebut kini telah terkumpul, meskipun auditor menyarankan untuk menunggu pengakuan beberapa cicilan hingga awal tahun 2026. Setelah semua diselesaikan, Barcelona hanya membutuhkan beberapa juta euro lagi untuk mencapai kepatuhan penuh, selisih yang bisa ditutup dari kesepakatan kursi VIP tambahan atau penjualan pemain kecil.
Rencana Transfer dan Nasib Lewandowski
Klub dikabarkan berencana untuk mengaktifkan opsi pembelian Marcus Rashford dengan biaya 30 juta euro dan menargetkan perpanjangan kontrak Ferran Torres melebihi tahun 2027. Sementara itu, masa depan Robert Lewandowski masih menjadi tanda tanya. Meskipun secara reguler mencetak gol, usia, gaji tinggi, dan minat dari klub-klub di Arab Saudi serta Amerika Serikat membuat kemungkinan kepindahannya cukup besar.
Target Penyerang Baru dan Dampak 1:1
Keluarnya Lewandowski tentu akan berarti kebutuhan untuk memperkuat lini serang. Beberapa target yang diincar termasuk Julián Álvarez dan Harry Kane, meskipun keduanya akan memerlukan investasi besar. Untuk mendapatkan pemain kaliber tersebut, kepatuhan FFP 1:1 hampir pasti diperlukan. Jika mereka tidak mencapai status 1:1, alternatif yang lebih terjangkau kemungkinan akan dipertimbangkan.
Dengan kondisi keuangan yang semakin membaik menuju aturan 1:1 FFP, Barcelona berharap dapat memiliki lebih banyak fleksibilitas di bursa transfer mendatang. Hal ini krusial untuk menjaga daya saing tim di kompetisi domestik dan Eropa, terutama dalam upaya mendatangkan bintang baru yang sesuai dengan ambisi klub.
(SA/GN)
sumber : www.barcablaugranes.com
Leave a comment