Pertarungan Pemilihan Presiden Barcelona Terancam oleh Isu Kembalinya Messi
Joan Laporta menegaskan bahwa dirinya tidak khawatir Lionel Messi akan mengganggu pencalonannya untuk kembali menjabat sebagai presiden Barcelona.
Politik dan Persaingan di Barcelona
Laporta akan bersaing dengan Victor Font pada hari Minggu, tetapi minggu terakhir kampanyenya terganggu oleh tuduhan bahwa dia menggagalkan rencana untuk membawa Messi kembali ke Camp Nou pada tahun 2023.
Tuduhan tersebut muncul setelah wawancara dengan mantan pelatih Barca, Xavi. Messi baru saja meraih gelar Piala Dunia bersama Argentina dan sedang mempertimbangkan masa depannya mengingat kontraknya di Paris Saint-Germain akan segera berakhir. Xavi menyebutkan bahwa ia telah berbicara dengan Messi dan ada kesepakatan lisan untuk kembali ke klub yang telah mengukir 672 gol sebelum meninggalkan Barcelona pada 2021.
Kesepakatan tersebut hampir rampung, namun sesuai pernyataan Xavi, Laporta menarik dukungan, sehingga Messi berakhir bergabung dengan Inter Miami. Sebelumnya, Laporta selalu mengklaim bahwa Messi yang menolak kembali ke Barcelona karena tekanan yang akan muncul.
Reaksi Laporta Terhadap Tuduhan
Ketika ditanya apakah ia khawatir Messi atau ayahnya, Jorge, akan mengkonfirmasi cerita Xavi dalam beberapa hari ke depan, Laporta menjawab kepada COPE: “Tidak sama sekali. Saya yakin dia [Jorge Messi] akan mengatakan yang sama dengan saya, karena percakapan yang terjadi adalah seperti itu, kecuali mereka mengubah versi cerita. Tapi saya tidak berpikir mereka akan mengubah versi karena kami selalu saling memahami.”
“Kami tidak ingin mengalihkan perhatian dari apa yang penting bagi para penggemar, karena presiden dan dewan direksi akan terpilih. Dalam konteks ini, kontribusi Xavi tidak berarti sama sekali. Jika dia berhasil meraup suara dari saya, hasil pemilu yang akan membuktikannya.”
Xavi Menuduh Laporta Berbohong
Xavi memberikan keterangan pers yang cukup menggemparkan. Dalam wawancara dengan La Vanguardia, ia menyatakan: “Presiden berbohong tentang apa yang terjadi dengan Messi. Leo sudah siap untuk bergabung. Pada Januari 2023, setelah memenangkan Piala Dunia, saya berbicara dengannya dan dia sangat bersemangat untuk kembali.”
Xavi melanjutkan, “Kami berbicara hingga Maret dan saya katakan: ‘Setelah kamu memberi saya izin, saya akan memberi tahu presiden karena ini cocok secara sepak bola.’” Ia menambahkan bahwa presiden sudah melakukan negosiasi kontrak dengan ayah Messi, dan pihak La Liga sudah memberikan lampu hijau secara finansial, tetapi Laporta yang akhirnya menarik diri.
Xavi mengklaim Laporta mengatakan bahwa jika Messi kembali, dia akan melawan Laporta. “Minat saya adalah untuk memberi tahu kebenaran. Leo tidak datang karena presiden tidak menginginkannya,” tegasnya.
Dampak Terhadap Barcelona
Isu ini menjadi gangguan yang tidak diinginkan bagi Laporta, yang berharap untuk mempertahankan kursi kepresidenannya setelah 12 tahun menjabat dalam dua periode. Situasi ini bisa memengaruhi hasil pemilihan dan dinamika klub yang tengah mengalami banyak perubahan.
(SA/GN)
sumber : www.101greatgoals.com
Leave a comment