Debut Menjanjikan Pellegrino Matarazzo, Real Sociedad Tahan Imbang Atletico Madrid
Pertandingan perdana Pellegrino Matarazzo sebagai pelatih Real Sociedad yang sedang berjuang berakhir dengan hasil imbang 1-1 melawan Atletico Madrid. Hasil ini membuat Atletico Madrid gagal mengambil alih posisi ketiga dari Villarreal di LaLiga dan juga menghentikan rekor lima kemenangan beruntun mereka di semua kompetisi.
Awal yang Penuh Drama
Real Sociedad, yang memecat Sergio Francisco sesaat sebelum jeda musim dingin, tampil kompetitif sejak kick-off. Mikel Oyarzabal sempat melepaskan tembakan melebar untuk tuan rumah, sebelum Julian Alvarez dari tim tamu gagal memanfaatkan sebuah peluang emas dengan tendangan volley yang tidak akurat.
Alvarez, yang terakhir mencetak gol di kasta tertinggi sepak bola Spanyol pada 1 November, kembali dibuat frustrasi setelah menyia-nyiakan peluang dari jarak dekat. Di sisi lain, Jan Oblak dipaksa menepis upaya Brais Mendez dari luar kotak penalti.
La Real sempat merasa kesal pada menit ke-17 ketika Marc Pubill menarik seragam Duje Caleta-Car, yang seharusnya bisa berbuah penalty namun tidak digubris wasit. Menjelang turun minum, skuad asuhan Matarazzo sempat mengira mereka unggul ketika tendangan bebas Carlos Soler secara tidak sengaja dibelokkan ke gawang sendiri oleh mantan pemain Sociedad, Alexander Sorloth. Namun, gol tersebut dianulir karena Mendez berada dalam posisi offside dan dianggap mengganggu permainan, memberikan Atletico Madrid sebuah keberuntungan besar.
Perubahan dan Gol Pembuka
Diego Simeone jelas sangat frustrasi dengan penampilan timnya di babak pertama, sehingga ia melakukan double change saat jeda. Robin Le Normand dan Conor Gallagher masuk menggantikan Pablo Barrios dan Matteo Ruggeri.
Perubahan ini tampaknya membuahkan hasil. Sebuah serangan cepat tak lama kemudian membuat Atleti unggul. Giuliano Simeone mengirimkan umpan silang yang indah, yang kemudian disundul masuk oleh Sorloth. Penyerang Norwegia itu, yang sebelumnya hanya mendapatkan sedikit peluang sambil bekerja keras dalam bertahan, berhasil memecah kebuntulan.
Gallagher kemudian memiliki kesempatan emas untuk menggandakan keunggulan tim ibu kota setelah menerima umpan sempurna dari Alex Baena, namun sayang peluang itu terbuang sia-sia.
Peluang yang terbuang itu harus dibayar mahal, karena Real Sociedad berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Goncalo Guedes yang tak terkawal berhasil mengkonversi umpan silang cantik dengan bagian luar kaki dari Take Kubo setelah melancarkan serangan balik cepat.
Saling Serang di Akhir Laga
Mantan pemain Real Sociedad lainnya, Antoine Griezmann, kemudian masuk ke lapangan dalam atmosfer yang membara. Namun, tim tuan rumah justru terlihat lebih mungkin untuk memenangkan pertandingan meskipun lawan mereka memiliki superioritas di atas kertas. Benat Turrientes yang tampil tenang dan gigih, serta Kubo, sempat mencoba peruntungan mereka.
Di menit-menit akhir, Oyarzabal gagal mendapatkan penalty setelah terjatuh dengan mudah menyusul kontak minimal dari Oblak. Setelah itu, tendangan cungkil Griezmann yang kurang tepat berhasil diamankan dengan baik oleh kiper Sociedad, Alex Remiro.
Pada akhirnya, meskipun pertandingan berjalan saling serang hingga akhir yang mencakup Carlos Soler yang menyia-nyiakan peluang emas, tidak ada tim yang mampu menemukan gol kemenangan. Real Sociedad naik dua peringkat ke posisi 15 dengan satu poin ini, yang merupakan debut yang menjanjikan bagi pelatih asal Amerika mereka.
Man of the Match
Pemain Terbaik Pertandingan ini adalah Benat Turrientes (Real Sociedad), yang tampil solid di lini tengah.
(SA/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment