Mbappé Alami Kesalahan Diagnosis, Pindah ke Pendekatan Baru untuk Pemulihan
Kylian Mbappé mengalami kesakitan yang berkepanjangan hingga akhirnya mengunjungi spesialis di Paris untuk mendapatkan pendapat kedua. Di sana, ia bersama ahli lutut mengambil langkah pemulihan yang berbeda. Mantan pemain PSG ini kini telah kembali ke lapangan.
Kekesalan atas Kesalahan Diagnosis
Kesalahan diagnosis yang terjadi di Madrid membuat Mbappé sangat kecewa. Berdasarkan laporan dari The Athletic, tim medis menyebabkan kekeliruan yang memalukan: mereka melakukan pemindaian pada kaki yang salah saat MRI, dan tentu saja memberikan hasil yang bersih setelah tidak menemukan masalah.
Imbas dari Kesalahan Ini
Kesalahan diagnosis ini menjadi salah satu alasan pemecatan tim medis pada awal tahun ini. Setelah pemecatan tersebut, Dr. Niko Mihic yang dipecat pada akhir 2023 dikembalikan sebagai kepala departemen, meskipun tim medis baru saja direorganisasi pada musim panas lalu. Pergantian dalam staff medis Real Madrid bukan hal langka, terutama saat terjadi banyak cedera. Selain Mbappé, pemain seperti Jude Bellingham dan Álvaro Carreras juga tidak dapat berlaga dalam beberapa pekan terakhir.
Kritikan dari Media
Reporter RMC, Daniel Riolo, memberikan kritik tajam dalam program “L’After Foot”. Ia mengatakan, “Ini adalah aib bagi Real Madrid. Kesalahan diagnosis ini bisa berakibat jauh lebih serius, karena Mbappé memerlukan waktu lama untuk mengetahui apa yang sebenarnya salah dengan dirinya. Ia bahkan bermain beberapa pertandingan tanpa mengetahui masalah yang dialaminya. Ini berpotensi merusak lututnya.” Akhirnya, sebuah program latihan khusus yang dirancang bersama ahli lutut di Paris mampu mengubah situasi tersebut.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment