Jebolan Akademi Jadi Kunci: Inilah Klub Liga Champions dengan Talenta Muda Paling Bernilai Tinggi
Meskipun kedatangan pemain bintang dengan biaya transfer fantastis seringkali memicu kegembiraan luar biasa di kalangan penggemar, rasanya tidak ada yang bisa mengalahkan kepuasan melihat seorang pemain binaan asli klub berkembang dari level junior hingga menembus tim utama. Slogan “Dia adalah salah satu dari kami” akan menggema dari tribun penonton. Kedekatan emosional dengan fans selalu lebih tinggi bagi pemain yang tumbuh dan berkembang di klub itu sendiri.
Lantas, klub-klub peserta Liga Champions musim ini mana saja yang paling sukses dalam mengembangkan bintang-bintang melalui sistem akademi mereka sendiri? Garisfinish.com, dengan merujuk data dari Transfermarkt, telah menghitung tim-tim dengan koleksi pemain jebolan akademi yang paling berharga di kompetisi elite Eropa ini.
©TM/IMAGO
Akademi Paling Berharga di Liga Champions
Mengejutkan atau tidak, raksasa LaLiga, Barcelona, memimpin daftar ini. Akademi La Masia mereka memang dikenal luas di seluruh dunia, dan saat ini ada 10 mantan jebolan akademi yang mengisi skuad utama mereka. Para pemain ini jika digabungkan memiliki nilai pasar mencapai €585 juta. Beberapa nama paling berharga di antaranya adalah Lamine Yamal (€200 juta), Pau Cubarsí (€80 juta), Fermín López (€70 juta), Dani Olmo (€70 juta), dan Alejandro Balde (€60 juta).
Di posisi kedua ditempati oleh Arsenal, dengan lima bintang jebolan akademi Hale End di skuad mereka saat ini, yang secara kolektif bernilai €295 juta. Bintang paling berharga dari mereka adalah Bukayo Saka (€130 juta).
Raksasa Jerman, Bayern Munich, menempati urutan ketiga dengan tujuh jebolan akademi yang menyumbang total €293 juta dalam nilai pasar. Bintang paling berharga mereka adalah Jamal Musiala (€130 juta), yang baru-baru ini pulih dari cedera.
Berikutnya di posisi keempat adalah Chelsea, dengan enam jebolan akademi mereka yang secara kolektif memiliki nilai pasar €271 juta. Sedangkan di posisi kelima ada klub unik asal Spanyol, Athletic Club. Kebijakan “Basque-only” mereka membuat sebanyak 20 pemain dalam skuad mereka adalah mantan jebolan akademi. Bintang-bintang ini jika digabungkan memiliki nilai pasar €267 juta. Manchester City menyusul di posisi keenam dengan nilai €206 juta dari para mantan pemain akademi mereka.
Melengkapi Daftar Elite dan Klub dengan Nilai Terendah
Melengkapi daftar 10 besar adalah Sporting (€145 juta dari enam pemain), Real Madrid (€128 juta dari enam pemain), Paris Saint-Germain (€123 juta dari lima pemain), dan Atlético Madrid (€107 juta dari tiga pemain).
Di sisi lain spektrum, beberapa klub menunjukkan nilai pasar terendah dari mantan bintang akademi mereka dalam skuad. Union SG memiliki hanya €100 ribu, Bayer Leverkusen dengan €1,25 juta, dan Tottenham Hotspur dengan €2,5 juta.
Data ini menunjukkan bahwa investasi dalam pengembangan pemain muda tidak hanya krusial untuk identitas dan filosofi klub, tetapi juga dapat menjadi aset finansial yang sangat berharga. Klub-klub dengan akademi yang kuat tidak hanya menghasilkan talenta untuk tim utama mereka sendiri, tetapi juga berpotensi menciptakan nilai pasar yang signifikan, menjamin keberlanjutan dan daya saing di kancah sepak bola modern.
(SA/GN)
sumber : www.transfermarkt.com
Leave a comment