Kemarahan Yamal Setelah Pertandingan Lawan Atletico Madrid
Ketidakpuasan Yamal usai laga melawan Atletico Madrid disebabkan oleh peluang mencetak gol yang terlewat, kata Flick.
Kemarahan Lamine Yamal di akhir pertandingan Barcelona melawan Atletico Madrid muncul akibat ketidakmampuannya mencetak gol di laga penting La Liga tersebut, meskipun tidak ada masalah di luar lapangan, ujar pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Pemain muda asal Spanyol ini terlihat tidak senang pada detik-detik akhir pertandingan yang ketat di Madrid, dan ia tidak merayakan ketika Robert Lewandowski mencetak gol kemenangan pada menit ke-87.
Reaksi Pelatih
“Dia sedikit marah,” ungkap Flick kepada wartawan setelah pertandingan. “Yamal sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi kurang beruntung dalam hal mencetak gol atau memberikan umpan terakhir.”
Di babak pertama, Yamal hampir mencetak gol ketika tendangannya mengenai tiang setelah menerima umpan dari Fermin Lopez. Beberapa menit sebelumnya, ia menunjukkan kontrol dan visi yang luar biasa dengan melewati pemain Atletico dan memberikan umpan terbuka kepada Lopez, tetapi peluang itu juga tidak berhasil dimanfaatkan.
“Akhirnya, semua baik-baik saja. Tentu saja dia memiliki emosi. Ini adalah pertandingan yang penuh emosi, tetapi dia ada di ruang ganti, dan segalanya baik-baik saja,” tambah Flick.
Kesedihan di Tengah Kemenangan
Meskipun gol Lewandowski menjadi sorotan, Yamal tampak lesu saat dia berjalan di lapangan sendirian. Setelah wasit meniup peluit tanda habis, ia melewati Flick, yang berusaha menenangkan pemain bintangnya sebelum Yamal kembali menuju ruang ganti.
Flick menegaskan bahwa reaksi Yamal tidak berkaitan dengan performanya di lapangan, “Dia bermain dengan baik. Saat ini, keberuntungan dalam mencetak gol mungkin belum berpihak padanya, tetapi itu bisa berubah.”
Konteks Isu yang Lebih Besar
Yamal belakangan ini jadi sorotan karena kontroversi Islamofobia dalam sepak bola Spanyol. Selama pertandingan persahabatan timnas melawan Mesir, dia mengecam nyanyian anti-Muslim dari penonton di stadion yang terjadi saat laga berakhir tanpa gol.
Sebagai seorang Muslim, Yamal merasa terhina oleh nyanyian tersebut dan mengungkapkan perasaan melalui unggahan di Instagram. Ia menegaskan bahwa meskipun lagu tersebut tidak ditujukan langsung pada dirinya, situasi ini tetap tidak dapat diterima.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Yamal dan Barcelona akan kembali bertanding melawan Atletico Madrid pada hari Selasa, 11 April 2026, untuk leg pertama perempat final UEFA Champions League di Camp Nou. Pertandingan ini akan berlangsung pukul 02.00 WIB dan disiarkan secara langsung di Champions TV dan platform resmi lainnya.
Ini menjadi kesempatan bagi Yamal untuk menambah koleksi 19 golnya musim ini, yang terdiri dari 14 gol di La Liga dan 5 gol di kompetisi Eropa. Flick mengatakan, “Kami memiliki tiga hari untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Ini sangat penting, dan dia akan merasa lebih baik setelah pertandingan ini.”
Dengan harapan bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya, laga mendatang menjadi krusial bagi Yamal dan Barcelona untuk melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi Eropa.
(SA/GN)
sumber : www.aljazeera.com
Leave a comment