Pertahanan FC Barcelona Bikin Joan Garcia Sulit Nikmati Permainan, Kata Legenda Real Madrid Santi Canizares
Kiper FC Barcelona, Joan Garcia, disebut sulit menikmati permainannya karena lini pertahanan yang tidak melindunginya dengan baik. Pernyataan ini datang dari legenda Real Madrid dan kiper timnas Spanyol, Santi Canizares, yang menyampaikannya via Cadena COPE.
Bergabung dengan raksasa Catalan dari rival sekota, Espanyol, setelah klausul rilisnya senilai $29,3 juta (sekitar €25 juta) diaktifkan musim panas lalu, Garcia sejauh ini dianggap sukses besar di Spotify Camp Nou.
Setelah pulih dari cedera di awal musim, serangkaian clean sheet dan penyelamatan kelas dunia darinya berperan penting dalam kebangkitan Barca. Tim Hansi Flick, yang sempat tertinggal lima poin dan kalah dalam El Clasico (saat Garcia absen), kini kembali memuncaki klasemen La Liga.
Namun, dalam beberapa hari terakhir, Garcia memang sempat dikritik menyusul penampilan yang tidak biasa dan kurang meyakinkan saat kalah 1-2 dari Real Sociedad. Kebobolan empat gol dalam kemenangan 4-2 atas Slavia Prague di Liga Champions pada hari Rabu juga tidak membuat citranya terlalu baik.
Meski begitu, menurut Canizares, justru lini belakang Barca lah yang menempatkan kiper yang berpotensi masuk skuad Piala Dunia ini dalam posisi sulit, terutama saat liga memasuki fase krusial.
Lini Belakang Barca Kurang Melindungi Garcia
Dalam komentarnya di Cadena COPE, Canizares, seorang pengamat yang sangat populer di Spanyol, menyatakan bahwa Garcia “tidak memiliki pertahanan yang melindunginya” atau “yang menciptakan kepercayaan diri”.
“Mereka meninggalkannya sangat terekspos sepanjang pertandingan, dan itu membuat sangat sulit baginya untuk mencetak clean sheet,” tambah mantan penjaga gawang tersebut.
“Apa yang disukai seorang kiper adalah pulang ke rumah, mencetak clean sheet, dan melihat bagaimana tim membantunya. Tanpa dukungan itu, wajar jika kepercayaan diri terkikis. Dia tidak memiliki tim di mana seorang kiper bisa menikmati dirinya sendiri dengan cara tertentu.”
Canizares menduga bahwa Garcia mungkin telah melihat “sesuatu yang tidak pada tempatnya” di lini belakang dibandingkan dengan penampilan sebelumnya. Kini, tugas ada di tangan pelatih kepala Hansi Flick untuk memperbaiki masalah tersebut. Kritik juga sempat mengarah pada Pau Cubarsi yang dinilai tidak mampu mempertahankan standar tinggi seperti di dua musim pertamanya.
Jadwal Barcelona Selanjutnya
Dengan kemungkinan Garcia dan Cubarsi tampil, namun tanpa Pedri yang cedera, FC Barcelona dijadwalkan kembali beraksi menghadapi Rayo Vallecano dalam lanjutan La Liga. Pertandingan ini akan dimainkan pada Minggu, 19 Mei 2024, dengan kick-off Senin dini hari, 20 Mei 2024, pukul 00.00 WIB. Para penggemar bisa menyaksikan laga ini secara langsung melalui beIN Sports dan platform streaming Vidio.
Situasi ini menyoroti tantangan besar bagi Hansi Flick untuk segera menemukan solusi di lini pertahanan demi mengamankan gelar La Liga dan menjaga performa tim tetap konsisten di sisa musim ini.
(SA/GN)
sumber : www.forbes.com
Leave a comment