Kesalahan Diagnosa yang Menimpa Mbappé
Kemarin, informasi mengejutkan terungkap terkait kesalahan serius yang dibuat oleh tim medis sebelum pelatih Mihic. Puncaknya adalah ketika The Athletic melaporkan bahwa pemindaian MRI dilakukan pada lutut yang salah pada Mbappé. Dalam situasi ini, Mbappé mengambil inisiatif untuk berkonsultasi dengan spesialis lutut, Bertrand Sonnery-Cottet, di Paris untuk mendapatkan pendapat kedua. Selama itu, ia bahkan tetap bermain dalam beberapa pertandingan dengan keyakinan yang salah bahwa cederanya akan sembuh dengan sendirinya.
Reaksi Media
Reporter RMC, Daniel Riolo, mengungkapkan kritiknya yang tajam dalam program “L’After Foot”: “Apa yang terjadi sungguh memalukan. Kesalahan diagnosa ini bisa berakibat jauh lebih serius, karena Mbappé membutuhkan waktu cukup lama untuk mengetahui apa yang sebenarnya salah. Ia aktif di lapangan, bahkan bermain di beberapa pertandingan, tanpa tahu kondisi sebenarnya. Lututnya bisa saja terkena dampak yang lebih buruk.”
Kondisi Terakhir Mbappé
Setelah melakukan konsultasi dengan Sonnery-Cottet, Mbappé memulai program pembentukan otot khusus yang membantu mengurangi rasa sakit yang dideritanya selama berminggu-minggu. Kini, striker tersebut menyatakan bahwa ia telah bebas dari rasa sakit dan telah kembali berlatih menjelang laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City.
Pernyataan Mbappé
“Kondisi lutut saya baik. Semuanya semakin membaik. Saya tahu banyak spekulasi yang beredar dan hal-hal tidak benar telah dikatakan,” ujarnya dengan tegas pada hari Senin. Ia menambahkan, “Itulah kehidupan atlet level tinggi. Kami sudah terbiasa dengan orang-orang yang berbicara tanpa memeriksa fakta terlebih dahulu.”
Dampak bagi Tim dan Kompetisi
Kembalinya Mbappé ke lapangan bisa menjadi aset berharga bagi tim menjelang pertandingan penting melawan Manchester City. Dengan kondisi yang semakin membaik, harapan PSG untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions semakin meningkat.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment