Lothar Matthäus Pernah Dekat dengan Real Madrid
Lothar Matthäus sebenarnya pernah memiliki kesempatan untuk mencetak sejarah, baik di FC Bayern maupun di Real Madrid, namun kepindahannya ke klub Spanyol tersebut gagal di menit-menit akhir.
Dalam sebuah wawancara dengan BILD, Matthäus, yang pernah terpilih sebagai pemain terbaik dunia pada tahun 1990, menceritakan pengalamannya yang belum banyak diketahui: ia hampir pindah ke Madrid di awal 1990-an.
„Semua sudah jelas antara saya dan Real,“ ungkap Matthäus. Pernyataan ini tentu menarik perhatian banyak orang, mengingat transfer ini bisa saja mengubah arah karier pemain internasional Jerman tersebut.
Inter Menghalangi Transfer ke Real
Transfer ini tidak terjadi karena keinginan Matthäus, melainkan karena keputusan klubnya saat itu, Inter Milan. Presiden Inter, Ernesto Pellegrini, menolak memberikan izin, sehingga impian Matthäus untuk bergabung dengan Madrid pun hancur.
Meski demikian, Matthäus menekankan bahwa ia tidak merasa kehilangan apa pun dalam kariernya. Namun, kegagalan transfer ini tetap menjadi salah satu kisah „what if“ yang menarik dalam perjalanan sepak bola Eropa.
Pada saat itu, Matthäus berada di puncak kariernya: setelah memenangkan Piala Dunia 1990, UEFA Cup bersama Inter, dan meraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia, ia menjadi salah satu pemain paling diincar di dunia.
Kembali ke FC Bayern sebagai Titik Balik
Setelah transfer ke Madrid gagal, Matthäus awalnya mengarahkan langkahnya ke arah lain. Ia bahkan telah mencapai kesepakatan dengan Juventus Torino, namun cedera ligamen cruciate pada tahun 1992 juga menggagalkan transfer ini.
Akhirnya, Matthäus kembali ke FC Bayern dengan biaya sekitar 4,2 juta Deutschmarks. Keputusan ini terbukti sangat berpengaruh bagi sisa kariernya. Di Bayern, ia kembali menjadi sosok sentral dan meraih beberapa gelar juara, termasuk Piala UEFA, menjadikannya salah satu legenda klub.
Matthäus Melihat Bayern Lebih Unggul dari Real
Hingga saat ini, hubungan Matthäus dengan FC Bayern tetap kuat. Dalam pertemuan terbaru melawan Real Madrid, ia bahkan melihat Bayern memiliki keunggulan. „Saya percaya Bayern, dalam performanya belakangan ini, lebih berpengalaman dan lebih siap dibandingkan Real Madrid,“ ungkapnya. Ia menilai Bayern memiliki peluang 60:40 untuk menang.
Ini menutup lingkaran, di mana Matthäus pernah hampir mengenakan jersey Real Madrid, namun kini ia mendukung FC Bayern dalam pertandingan langsung melawan tim raksasa Spanyol tersebut.
(SA/GN)
sumber : fcbinside.com
Leave a comment