“92:48”: Real Madrid Ukir Kenangan Décima di Estádio da Luz
Penggemar Real Madrid baru-baru ini kembali mengukir kenangan manis tentang gelar Liga Champions ke-10 mereka, yang akrab disebut "Décima". Di dinding luar Estádio da Luz, Lisbon, para Madridista melukis angka "92:48", sebuah tribute atas momen krusial yang membawa mereka menuju kejayaan. Mural tersebut, yang dilaporkan oleh Glorioso 1904, dibuat menjelang sebuah pertandingan fase liga Champions League di markas Benfica.
Momen Ikonik: Gol Ramos di Menit 92:48
Angka "92:48" merujuk pada detik-detik penting di final Liga Champions 2014. Saat itu, Real Madrid tertinggal dari rival sekota, Atlético Madrid, dan tampak akan kehilangan gelar. Namun, di menit ke-92 dan 48 detik, sebuah keajaiban terjadi. Tendangan sudut akurat dari Luka Modric berhasil disundul dengan keras oleh kapten Sergio Ramos, menjebol gawang Atlético dan menyamakan kedudukan.
Gol dramatis tersebut secara instan mengubah jalannya pertandingan. Semangat Real Madrid membara, sementara Atlético Madrid tampak terguncang. Di babak tambahan waktu, Los Blancos tampil dominan dan berhasil mencetak tiga gol tambahan, mengakhiri laga dengan kemenangan telak 4-1. Cristiano Ronaldo menjadi penutup pesta dengan gol penalti. Kemenangan itu mengakhiri penantian panjang Real Madrid sejak tahun 2002 untuk meraih trofi Eropa kesepuluh mereka.
Jejak Sejarah di Eropa
Estádio da Luz sendiri memiliki makna tersendiri bagi Real Madrid, mengingat stadion tersebut menjadi saksi bisu kemenangan bersejarah mereka di final 2014. Secara umum, Real Madrid merupakan salah satu klub dengan partisipasi terbanyak di kompetisi Eropa, menciptakan banyak kisah rivalitas yang mendalam. Salah satu pertemuan legendaris terjadi di final European Cup musim 1961/62, di mana Benfica berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 5-3.
Laga Penting di Estádio da Luz
Pada 28 Januari (waktu artikel asli ini diterbitkan), sebuah pertandingan fase liga Champions League dijadwalkan berlangsung di Estádio da Luz, Lisbon. kick-off laga tersebut adalah pukul 03.00 WIB pada keesokan harinya. Pertandingan ini dipimpin oleh wasit asal Italia, Davide Massa, dengan Marco Di Bello bertugas di VAR. Sorotan juga tertuju pada duel taktis di pinggir lapangan antara José Mourinho dan Álvaro Arbeloa.
Laga ini menambah daftar panjang pertandingan penting yang dimainkan Real Madrid di kompetisi Eropa. Meskipun "92:48" adalah kenangan dari masa lalu, kehadiran para penggemar dengan mural tersebut menunjukkan bahwa semangat dan sejarah Décima akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas klub di panggung Eropa.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment