El Clásico di Final Piala Super Spanyol: Momentum Barcelona Melawan Real Madrid di Jeddah
FC Barcelona dan Real Madrid akan kembali berduel untuk kedua kalinya musim ini, kali ini di kota Jeddah, Arab Saudi, dengan sebuah trofi menanti sang pemenang. Laga final Piala Super Spanyol ini akan kick off pada Senin dini hari, 27 Januari 2025, pukul 02:00 WIB.
Untuk tahun keempat berturut-turut, Piala Super Spanyol menyuguhkan duel El Clásico, pertandingan klub paling terkenal di dunia sepak bola. Barcelona bertekad memperpanjang rekor perolehan 15 trofi dalam kompetisi ini, sekaligus mengakhiri beberapa “kutukan” baru-baru ini. Sudah satu setengah dekade sejak tim mana pun berhasil mempertahankan trofi, dan delapan tahun sejak juara Liga Spanyol berhasil memenangkan Piala Super musim berikutnya.
Meski Barcelona telah menunjukkan dominasinya di berbagai kesempatan, mereka perlu tampil lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya musim ini. Real Madrid berhasil menang 2-1 di Santiago Bernabeu, dan pada saat itu, mereka memang tampil lebih unggul.
Performa yang Kontras
Namun, banyak hal telah berubah sejak kekalahan tersebut. Tiga poin dari kemenangan itu sempat membuat Real Madrid memimpin La Liga, namun sejak saat itu mereka sedikit goyah. Mereka hanya mampu bermain imbang melawan Rayo Vallecano, Elche, dan Girona, kemudian tumbang 0-2 di kandang sendiri saat menghadapi Celta. Di sisi lain, Barcelona sedang dalam performa yang mengesankan, memenangkan sembilan pertandingan berturut-turut, dan setiap kemenangan diraih dengan selisih minimal dua gol.
Saat ini, Barcelona yang memimpin klasemen dengan nyaman. Momen manis seperti ini akan sangat ideal jika ditutup dengan meraih trofi pertama, dan diharapkan bukan yang terakhir, di musim 2025-26.
Semifinal yang Berbeda Jauh
Barcelona melenggang mudah ke final. Athletic Club nyaris tidak memberikan perlawanan berarti saat tim Catalan yang tampil dominan menang telak 5-0, margin kemenangan terbesar dalam sejarah Piala Super Spanyol. Raphinha menutup penampilan gemilang dengan dua gol, setelah Fermin Lopez, Ferran Torres, dan Roony Bardghji mencetak gol lebih dulu. Setelah empat gol tercipta dalam 38 menit pertama, satu jam terakhir pertandingan hanya menjadi formalitas, memungkinkan tim untuk menghemat tenaga lebih dari yang diperkirakan.
Real Madrid, sebaliknya, memiliki waktu istirahat satu hari lebih sedikit dan harus melewati pertandingan yang jauh lebih ketat melawan rival sekota mereka, Atlético Madrid. Meskipun Federico Valverde membawa mereka unggul setelah hanya dua menit dan Rodrygo menambah gol kedua di awal babak kedua, Atlético menolak menyerah, berhasil memperkecil ketertinggalan satu gol, dan terus berjuang keras mencari gol kedua yang tidak pernah datang.
Ini adalah edisi ketujuh Piala Super Spanyol sejak beralih ke format empat tim pada tahun 2020. Semua edisi telah dimainkan di Arab Saudi, kecuali pada tahun 2021 yang terdampak pandemi. Tiga edisi terakhir juga mempertemukan kedua tim ini, dengan Barcelona keluar sebagai pemenang pada tahun 2024 dan 2026, sementara Real Madrid memenangkan edisi di antaranya.
Ketiga pertandingan tersebut telah menghasilkan total 16 gol. Jika drama dari pertemuan-pertemuan terakhir menjadi patokan, 62.000 penggemar di dalam King Abdullah Sports City, yang dijuluki ‘permata bersinar’, akan disuguhi tontonan yang menarik.
Kabar Tim
Gavi, Marc-Andre ter Stegen, dan Andreas Christensen masih absen, namun Hansi Flick masih bisa menikmati kemewahan mengistirahatkan pemain seperti Robert Lewandowski, Dani Olmo, Marcus Rashford, dan Lamine Yamal di bangku cadangan saat semifinal. Pemain terbaik La Liga bulan Desember itu sempat diganggu masalah kecil, tetapi itu tidak menghalanginya untuk masuk di babak kedua melawan Athletic dan tidak ada alasan mengapa ia tidak bisa menjadi starter pada final ini.
Kabar besar dari kubu lawan menyangkut Kylian Mbappe, yang tampaknya telah mengatasi cedera lutut yang membuatnya absen dalam pertandingan melawan Atlético dan bahkan mungkin akan menjadi starter di final. Dean Huijsen telah pulih sepenuhnya, tetapi juga tidak tampil dalam pertandingan tersebut. Ia kemungkinan akan dibutuhkan setelah tiga pemain Madrid (Rodrygo, Antonio Rudiger, dan Raul Asencio) semuanya mengalami benturan dalam pertandingan hari Kamis dan mungkin tidak dalam kondisi prima untuk bermain.
Manajer Real Madrid, Xavi Alonso, memiliki banyak hal untuk dipikirkan, mengingat skuadnya sudah kehilangan Trent Alexander-Arnold dan Eder Militao yang cedera, serta Brahim Diaz, yang sedang membela Maroko di Piala Afrika.
(SA/GN)
sumber : www.fcbarcelona.com
Leave a comment